Share

Kulon Progo Berpotensi Jadi Pariwisata Kelas Dunia, Sayang Terbentur 2 Kendala Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 406 2611783 kulon-progo-berpotensi-jadi-pariwisata-kelas-dunia-sayang-terbentur-2-kendala-ini-KK9ba3BOit.JPG Pertunjukan sendratari kisah Subali dan Sugriwa di Kulon Progo, DIY (Foto: MNC Portal/Muhammad Sukardi)

KULON PROGO yang merupakan bagian dari Daerah Khusus Yogyakarta (DIY) punya potensi pariwisata yang amat besar, terlebih kabupaten ini sekarang memiliki Bandara Internasional Yogyakarta dan lokasinya berdekatan dengan Borobudur. Turis asing bahkan diyakini bakal suka destinasi yang tersaji di Kulon Progo.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan, wilayah pimpinannya itu sangat indah dari segi 'nature', tapi juga kaya akan 'culture'. Hal ini dibuktikan saat MNC Portal mengunjungi wilayah ini secara langsung.

Berdasarkan pengamatan MNC Portal, wisatawan akan sangat dimanjakan dengan destinasi alam yang indah, tapi juga kaya akan budaya yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Kedua hal ini membaur menjadi satu dan menjadi keunikan Kulon Progo dibanding wilayah lain di Indonesia.

Misalnya saja Goa Kiskendha yang begitu indah tapi juga sarat akan budaya tanah Jawa, khususnya tanah Kulon Progo. Jika Anda berkunjung ke sini, tak hanya pengalaman melihat goa yang teramat indah, tapi wisatawan dimanjakan juga dengan penjelasan soal budaya di balik goa tersebut.

Goa Kiskendu, Kulon Progo, DIY
(Goa Kiskendu, Foto: MNC Portal/Muhammad Sukardi)

Bahkan, jika beruntung, Anda akan melihat pertunjukan sendratari yang menceritakan kisah Subali dan Sugriwa. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima MNC Portal, pertunjukan sendratari ini hanya dilakukan 10 kali dalam setahun.

Tapi, sayangnya masih ada dua masalah besar yang dihadapi wisatawan jika berkunjung ke Kulon Progo. Adalah masalah jaringan sinyal dan infrastruktur yang belum semuanya memadai.

Hal itu pun disadari Joko Mursito. Menurutnya, dua masalah tersebut sangat konkret untuk saat ini bagi Kulon Progo. Padahal, potensi pariwisata di kabupaten ini sangat besar.

"Saat ini di Kulon Progo masih ditemui di beberapa titik yang jaringan sinyalnya susah ataupun masalah infrastruktur yang belum baik. Ini masalah konkrit kami dan terus diselesaikan," kata Joko saat ditemui di kawasan wisata Goa Kiskendo.

Karena ditemukannya dua masalah tersebut, Joko mengatakan, saat ini pemerintah Kulon Progo sudah memulai pembentukan tim Nusa Brata yang dalam istilah Jawa dikenal juga dengan 'Manunggal Sedya Braya Pariwisata yang maknanya 'Bersama-sama mengembangkan pariwisata'.

"Kami bikin ini di Kulon Progo dengan keterpaduan. Artinya, karena kami tidak bisa bekerja sendiri, makanya kami butuh Dinas Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Dinas Perhubungan untuk bersinergi memperbaiki pariwisata di sini," terang Joko.

Tak hanya itu, Joko juga melakukan perombakan RIPARDA atau Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. Dengan RIPARDA yang sudah dirombak tersebut, visi dan misi semakin 'klop' dengan situasi sekarang.

Kadispar Kulon Progo, Joko Mursito

(Kadispar Kulon Progo, Joko Mursito, Foto: MNC Portal/M. Sukardi)

Contohnya, sambung Joko, sebelum adanya Bandara Internasional Yogyakarta, di Kulon Progo tidak ada aturan-aturan tentang usaha jasa pariwisata yang arahnya pelayanan wisatawan luar negeri. "Tapi, sekarang sudah mulai bergerak ke arah sana," lanjutnya.

Di sisi lain, untuk memaksimalkan potensi pariwisata di Kulon Progo Joko dan timnya mengembangkan program 'Sembanggo' yang artinya 'Sambangi Kulon Progo'. "Ini kami jadikan spirit tagline baru kami untuk pariwisata Kulon Progo," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini