Share

7 Kota di Indonesia Dibangun Belanda dari Nol, Semarang hingga Jayapura

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Sabtu 18 Juni 2022 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 17 408 2613132 7-kota-di-indonesia-dibangun-belanda-dari-nol-semarang-hingga-jayapura-ceafuW1vt1.jpg Pesona Kota Tua di Semarang (dok Sindonews)

TERDAPAT tujuh kota di Indonesia yang dibangun Belanda dari nol loh. Sebelum Indonesia merdeka, negara ini sempat di jajah Belanda selama ratusan tahun.

Dari penjajahan yang berlangsung ratusan tahun ini, Belanda meninggalkan beberapa warisan.

Salah satunya warisan yang berupa infrastruktur. Hal ini bisa dibuktikan dari banyaknya infrastruktur khas Belanda di beberapa wilayah.

Nah, kira-kira kota mana saja ya? Berikut daftarnya:

Salatiga

Dulunya kota ini dibangun Pemerintah Belanda untuk pemukiman orang Eropa karena lokasinya berada di antara Semarang dan Solo. Tak heran jika hingga kini kita masih bisa melihat peninggalan infrastruktur khas Belanda ini di kota Salatiga, salah satunya gedung Baron Van Hakeren Van De Sloot atau Gedung Papak. Kota ini juga dulunya dijuluki sebagai duplikat Belanda dan De Schoonste Van Midden Java atau kota terindah di tengah Jawa.

infografis

Bandung

Kota kembang Bandung dulunya adalah pedesaan sebelum dibangun menjadi pusat pemerintahan dan bisnis pada masa kolinial Belanda. Di tahun 1810, Herman Williem Daendels selaku Gubernur Jenderal Hindia Belanda memindahkan ibu kota Kabupaten Bandung yang dulunya di Krapyak ke kota Bandung yang saat ini.

Dari sini kota Bandung sedikit demi sedikit dibangun. Sejak awal pembangunan kota ini menggunakan arsitek dan ahli tata kota Belanda. Sehingga tata kotanya disesuaikan dengan gaya orang Eropa.

Jayapura

Di bagian paling timur Indonesia, Jayapura, juga mendapat sentuhan pembangunan dari Belanda. Kota yang dijuluki sebagai Hollandia ini berdiri sejak 7 Maret 1910 oleh Kapten Infanteri FJP Saches dari Kerajaan Belanda. Selama Belanda menduduki tanah Papua, Jayapura memiliki peran sebagai kota pelabuhan dan tangsi militer Belanda. Tak hanya itu, mereka juga melakukan pembangunan jaringan jalan dan fasilitas publik.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Semarang

Berada di lokasi yang strategis dan dekat dengan teluk membuat Belanda tertarik untuk datang ke kota ini. Setelah kota ini dikuasai ole VOC, Belanda melakukan pembangunan di beberapa kota. Salah satunya Kota Lama yang pembangunannya diduplikasi dari Amsterdam.

Bangunan Belanda lainnya yang bisa anda lihat di Semarang antara lain, Lawang Sewu, Pelabuhan Tanjung Emas, serta Stasiun Tawang dan Poncol.

Medan

Belanda dulu menyewa sebuah kawasan perkebunan tembakau yang dimiliki oleh Kesultanan Deli. Di tahun 1863, Belanda membuka kebun tembakau untuk meningkatkan perekonomian hingga akhirnya Medan menjadi pusat perekonomian terbesar di Pulau Sumatera. Sehingga pembangunan di kota ini semakin pesat.

Balikpapan

Perkembangan kota Balikpapan tidak terlepas dari hasil sumur minyaknya. Sumur minyak ini meningkatkan perekonimian kawasan Balikpapan sehingga tak heran jika kotanya semakin maju pesat bahkan mengalahkan kota-kota di bagian Jawa pada saat itu.

Jakarta

Terakhir adalah ibu kota Jakarta. Kota yang dulunya disebut sebagai Sunda Kelapa kemudian diganti menjadi Batavia ini sempat dijadikan tempat persinggahan Belanda. Kawasan yang saat ini dikenal dengan Kota Tua dulunya adalah pusat pemerintaha Belanda di Batavia. Hingga kini anda masih bisa menikmati keindahan bangunan khas Belana ini loh. (nia)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini