Share

Penumpang Alami Pelecehan di Kereta Eksekutif Solo-Jakarta, Ini 3 Faktanya

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 20 Juni 2022 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 549 2614943 penumpang-alami-pelecehan-di-kereta-eksekutif-solo-jakarta-ini-3-faktanya-ZfyouiT9lW.jpg Pelecehan di Kereta Eksekutif (dok Twitter)

VIRAL pelecehan seksual di Kereta Api eksekutif jurusan Solo Jakarta. Unggahan yang disertai bukti video itu menuai kecaman netizen.

Video tersebut dibagikan oleh seorang penumpang kereta jarak jauh Argo Lawu rute Solo-Jakarta lewat akun twitter pribadinya @Selasarabu_.

Berikut fakta yang berhasil dikumpulkan dari kejadian tersebut:

1. Mencoba Menggerayangi Bagian Sensitif

Berawal dari korban yang sedang menaiki kereta api Argo Lawu kemudian ada penumpang pria yang naik dari stasiun Jogjakarta dan duduk disamping korban.

Penumpang pria tersebut melakukan tindak pelecehan dengan mendekatkan tangannya ke arah tubuh korban.

Awalnya korban tidak curiga dengan apa yang di lakukan pelaku dan mengira hal tersebut adalah ketidak sengajaan.

Tapi setiap kali korban melakukan gerakan tubuh untuk menghindar, tangan pelaku terus melakukan gerakan untuk menyentuh bagian badan korban.

Dalam video yang dibagikan, tampak tangan pemuda tersebut mencoba menggerayangi penumpang di sebelahnya. Wajahnya tampak datar seolah tak terjadi apa-apa, tapi tangannya makin mendekat ke bagian sensitif.

"Itu dia berulang kali kayak begitu, ku videoin juga. Sudah ku tegur tapi masih tetep dilakukan," jelasnya.

infografis

2. Korban Sempat Panik dan Merasa Tak Berdaya

Diceritakan bahwa korban panik dan tak bisa berbuat apa-apa. Meski sudah diperingatkan berulang kali dan melapor ke petugas kereta, pria tersebut tetap saja mencoba melakukan pelecehan seksual.

"Tapi aku udah pindah kursi ya, Alhamdulillah sudah aman. Thanks to Bapak Kondektur Argo Lawu @KAI121, Mr Wisnu Dwi P Rasa campur aduk eh, panik, panas dingin, takut, gabisa gerak," tulis akun @Selasarabu_. .

3. Tanggapan KAI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal menentukan langkah hukum terkait dugaan pelecehan oleh salah seorang penumpang di Kereta Api (KA) Argo Lawu relasi Solo Balapan-Gambir pada Minggu 19 Juni 2022.

"Saat ini KAI sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk menentukan langkah hukum yang akan diambil guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari," ungkap VP Public Relations Humas KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulisnya.

Joni mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban, kondektur langsung memindahkan tempat duduk korban dengan mencarikan tempat duduk kosong di gerbong lain. Kondektur juga telah memberi teguran kepada pelaku.

KAI berharap hal ini tidak terjadi kembali di kemudian hari dan menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pihak untuk terus membangun kesadaran atas pentingnya mengedepankan etika kesantunan dalam menggunakan transportasi publik.

"Kami sangat menyesalkan dan menaruh perhatian sangat serius terhadap kejadian tersebut," ungkap Joni.

"KAI berkomitmen untuk selalu memberikan perlindungan kepada para pelanggan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama dalam perjalanan," sambungnya.

Ia mengklaim KAI juga rutin mensosialisasikan Anti Pelecehan Seksual di stasiun dan selama dalam perjalanan.

KAI turut mengajak pelanggan agar tetap waspada dan terus mendorong penumpang melapor ke petugas apabila terjadi tindakan pelecehan seksual atau kekerasan terhadap wanita saat menggunakan transportasi KA.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini