Share

HUT ke-495 DKI Jakarta, Ini Sekilas Asal Usul Kerak Telor Kuliner Khas Betawi

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 301 2615242 hut-ke-495-dki-jakarta-ini-sekilas-asal-usul-kerak-telor-kuliner-khas-betawi-PSzvN7Wr6H.jpg Kerak Telor (dok Sindonews)

MEMPERINGATI HUT ke-495 DKI Jakarta yang jatuh pada Rabu (22/6/2022) tak lengkap rasanya jika tak mengenal asal usul kerak telor kuliner khas Betawi yang melegenda.

Warga Jakarta tentu tak asing dengan kuliner khas Betawi, kerak telor. Bagaimana tidak, kerak telor menjadi santapan yang paling sering dijajakan penjual di Kota Jakarta, mulai Monas, Jakarta Fair 2022 hingga Taman Mini Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MNC Portal, Kerak telor dipercaya telah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

infografis

Konon, kerak telor diciptakan oleh masyarakat Betawi secara tak sengaja. Kerak telor tercipta setelah masyarakat Betawi atau Batavia coba-coba membuat beragam makanan dengan memanfaatkan banyaknya buah kelapa.

Dari coba-coba tersebut kemudian tercipta kerak telor.

Pada tahun 1970an, masyarakat Betawi mulai memberanikan diri menjajakan kerak telor di pasaran.

Tak disangka, banyak orang menyukai makanan ini. Bahkan, dulu kerak telor menjadi makanan favorit masyarakat kelas elit atau atas di Jakarta.

Seiring perkembangan zaman, kerak telor menjadi makanan yang disukai semua kalangan masyarakat. Harga kerak telor pun semakin terjangkau untuk semua orang.

Kerak telor biasanya dimasak menggunakan wajan. Ketika sudah setengah matang, kerak telor akan dibalik dan dikipasi.

Nantinya, kudapan ini akan disajikan saat sudah matang dan kering bersama serundeng atau parutan kelapa dan bawang goreng.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini