Share

Turis Asing ke Jogja Belum Divaksin Akan Dikarantina di Hotel Kawasan Malioboro

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 406 2615188 turis-asing-ke-jogja-belum-divaksin-akan-dikarantina-di-hotel-kawasan-malioboro-nWsHQnAhyA.JPG Kawasan wisata Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta (Foto: Instagram/@malioboro_insta)

DINAS Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan. wisatawan mancanegara yang diketahui belum vaksin Covid-19 bakal dikarantina semalam di Hotel Mutiara 2, di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

"Bagi yang belum vaksin untuk wisatawan mancanegara maka dilakukan istirahat terlebih dahulu di tempat yang sudah disiapkan yaitu di Hotel Mutiara 2 untuk diobservasi selama satu malam," kata Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo.

Menurut Singgih, kebijakan yang ditentukan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Yogyakarta tersebut bertujuan mencegah munculnya suspek Covid-19 di DIY seiring pelonggaran aturan wisata di provinsi setempat.

Infografis Wisata Malam Yogyakarta

Ia mengatakan sejumlah wisman asal Belanda mulai mengunjungi destinasi wisata di DIY seiring pelonggaran tersebut.

"Kemarin ada grup wisatawan mancanegara dari Belanda sudah berdatangan dan dari KKP mensyaratkan untuk wisatawan asing yang belum vaksin dikarantina terlebih dahulu. Itu pun jumlahnya tidak banyak sehingga tetap dipastikan bahwa mereka sehat," kata dia.

Sementara itu bagi pengunjung lokal, Singgih meminta tetap mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan selama berwisata di DIY.

Ia berharap pengelola destinasi wisata ikut mendukung penegakan aturan tersebut sesuai dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 yang masih berlaku di DIY.

"Sesuai dengan aturan PPKM mengharuskan PeduliLindungi tetap dijalankan. Yang boleh masuk kan yang hijau. Ini jadi konsentrasi kami untuk terus mengingatkan ke industri maupun destinasi, dan desa wisata," tutur Singgih.

Menurut dia, kebijakan pelonggaran aturan wisata seiring penurunan status PPKM ke level 1 membawa dampak signifikan terhadap geliat pariwisata di DIY.

Sebab, penurunan status PPKM tersebut membuat tempat wisata atau area publik di DIY diizinkan beroperasi dengan kapasitas 100 persen meski tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

Dengan pelonggaran itu, ia mengklaim tingkat kunjungan wisatawan di DIY saat ini telah mendekati kondisi sebelum pandemi Covid-19.

"Kalau kita bandingkan sebelum pandemi memang belum setara atau belum sama. Kalau mendekati sudah, khususnya untuk wisatawan domestik," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini