Share

7 Upacara Adat di Indonesia, Punya Tujuan yang Unik Loh!

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 406 2615299 7-upacara-adat-di-indonesia-punya-tujuan-yang-unik-loh-vHyyTaW7xp.png Upacara Metatah di Bali (dok ANTARA)

TERDAPAT tujuh upacara adat di Indonesia yang memiliki tujuan unik loh. 

 Indonesia termasuk negara yang beragam sesuai dengan semboyan yang dimiliki “Bhinneka Tunggal Ika”, yakni, berbeda-beda tetap satu jua.

Indonesia termasuk negara yang memiliki banyak suku. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Sensus Penduduk (SP) Tahun 2010 menyebutkan bahwa jumlah suku bangsa di Indonesia mencapai 1.300 suku bangsa yang tersebar di 34 provinsi.

Tak heran bila Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang. Budaya yang ada pun sangat unik, seperti halnya upacara adat yang ada pada setiap suku.

Lantas, apa saja upacara adat di Indonesia dan tujuannya yang unik? berikut daftarnya:

Upacara Metatah di Bali

Metatah atau Mepandes adalah upacara adat di Indonesia asal Bali yang cukup terkenal. Tradisi ini memiliki makna potong gigi atau mengikir 6 gigi rahang atas, 4 gigi seri, dan 2 gigi taring.

Metatah biasa dilakukan oleh anak laki-laki dan perempuan yang telah beranjak dewasa.Tujuan upacara adat ini adalah agar anak laki-laki dan perempuan dapat terhindar dari hal negatif atau Sad Ripu.

infografis

Pacoa Jara di Nusa Tenggara Barat

Upacara adat Pacoa Jara berasal dari Nusa Tenggara Barat yang berarti Pacuan Kuda. Tradisi Pacoa Jara biasa digelar saat panen tiba dan memiliki tujuan sebagai ucapan syukur terhadap panen yang ada. Ciri khas upacara ini adalah joki kudanya yang masih anak-anak berumur 6 hingga 12 tahun.

Peusijuek di Aceh

Di Aceh juga terdapat sebuah upacara adat unik bernama Peusijuek. Peusijuek bermakna sebagai ucapan syukur terhadap rezeki yang Tuhan berikan pada rakyat Aceh. Umumnya, tradisi ini saat acara pernikahan, rumah baru, naik haji, hingga kelahiran anak.

Ma’nene di Sulawesi Selatan

Ma’nene merupakan tradisi unik masyarakat Toraja untuk menghormati para leluhur mereka. Tradisi ini digelar dengan membawa jenazah leluhur suku Toraja, mendandani, juga mengganti pakaian mereka. Setelah itu, jenazah tersebut dibawa pulang ke rumah.

Umumnya upacara adat ini terjadi tiga tahun sekali, setelah panen besar terjadi.

Ikipalin di Papua

Suku Dani yang berada di Lembah Papua memiliki upacara adat yang cukup ekstrim di Indonesia. Sebagai ungkapan kesedihan pada anggota keluarga yang meninggal, masyarakat Suku Dani akan memotong jarinya.

Hal ini bermakna agar malapetaka yang terjadi pada jenazah tidak terulang kembali kepada anggota keluarga.

 infografis

Tatung di Kalimantan Barat

Masyarakat Kalimantan Barat juga memiliki tradisi ekstrim layaknya Debus, di Banten bernama Tatung. Tatung bermakna orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur di perayaan Cap Go Meh di Singkawang.

Konon, orang yang mengikuti upacara ini harus melakukan puasa makan daging setiap tanggal 1 selama 15 bulan penanggalan China untuk dapat melakukan Tatung.

Rambu Solo di Sulawesi Selatan

Rambu Solo merupakan upacara adat orang Toraja yang terjadi ketika ada seorang anggota keluarga yang meninggal. Anggota keluarga yang dekat dengan orang yang meninggal harus merawat jenazah dengan memberikan makanan, minuman, rokok, sirih, dan hal-hal lainnya. Upacara ini diselenggarakan selama tiga hingga tujuh hari lamanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini