Share

Pernah Dikunjungi Ratu Elizabeth II, Restoran Apung Raksasa Hong Kong Kini Tenggelam di Lautan

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 406 2616701 pernah-dikunjungi-ratu-elizabeth-ii-restoran-apung-raksasa-hong-kong-kini-tenggelam-di-lautan-sVeEUoQ09a.jpg Jumbo Floating Restorant Tenggelam di Lautan (dok YouTube/Viator Travel)

SEKITAR 46 tahun berjaya menjadi destinasi wisata kuliner, Jumbo Floating Restorant, restoran apung raksasa Hong Kong itu tenggelam di lautan.

Melansir Associated Press, restoran ikonik itu terbalik di Laut China Selatan pada Minggu 19 Juni 2022 atau beberapa hari setelah dipindahkan dari tempatnya semula di Hong Kong.

Perusahaan induk dari restoran ini, Aberdeen Restaurant Enterprises Ltd., menjelaskan, kapal restoran menghadapi situasi buruk pada hari Sabtu 18 Juni 2022 lalu saat melewati Kepulauan Xisha atau Kepulauan Paracel di Laut China Selatan.

infografis

Hingga kemudian, kapal Jumbo Floating Restaurant yang dibuka sejak tahun 1976 ini akhirnya terbalik.

"Karena kedalaman air di tempat kejadian lebih dari 1.000 meter, sehingga cukup sulit untuk menyelamatkan (kapal,red)," demikian keterangannya.

Jumbo Floating Restaurant telah menjadi latar dalam beberapa film, termasuk film Bond. Selain itu, restoran apung itu kerap dikunjungi beragam figur terkenal pada masa kejayaannya, di antaranya Ratu Elizabeth II dan Tom Cruise.

Dilaporkan restoran yang didesain dengan gaya imperial China ini bisa memuat hingga 720 orang.

Sayangnya, Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi bisnis karena pengunjung yang menurun drastis.

Aberdeen Restaurant Enterprises Ltd. dikabarkan tidak bisa menemukan pemilik baru untuk restoran sepanjang 80 meter ini, ditambah dengan sulitnya mendapat biaya pemeliharaan usai pembatasan Covid-19.

Dengan kondisi terpuruk, Perusahaan mengakui, bangunan restoran menjadi beban finansial bagi para pemegang saham karena proses pemeriksaan dan pemeliharaan bangunan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, meski operasional restoran masih ditutup.

Perusahaan lalu mengambil langkah agar restoran diderek dan dipindahkan dari pelabuhan di Hong Kong pada Selasa 14 Juni 2022. Mulanya, badan restoran akan dipindahkan ke lokasi lain sambil menunggu pengelola baru, tapi akhirnya terbalik di Laut China Selatan. (nia)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini