Share

Gletser Gunung Everest Mencair Gegara Kencing Turis, Base Camp Pendaki Harus Dipindah

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 24 Juni 2022 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 406 2617563 gletser-gunung-everest-mencair-gegara-kencing-turis-base-camp-pendaki-harus-dipindah-6DytaBwZ2a.jpg Pendaki Gunung Everest (Reuters)

NEPAL memindahkan base camp pendaki Gunung Everest dari gletser Khumbu karena endapan es yang besar di area itu sudah mencair. Penelitian menunjukkan bahwa gletser Khumbu menipis dengan cepat akibat dari perubahan iklim dan banyaknya orang buang air kecil di sekitar itu.

Tak tanggung-tangguh, jumlah air kencing pendaki yang dibuang di area base camp Everest tersebut mencapai 4.000 liter per hari, sehingga mempercepat mencairnya bongkahan es.

โ€œKami melihat peningkatan jatuhnya batu dan pergerakan air lelehan di permukaan gletser yang bisa berbahaya,โ€ kata Scott Watson, peneliti dari University of Leeds yang mempelajari gletser kepada BBC.

Melansir dari The Verge, Jumat (24/6/2022), lokasi base camp tersebut saat ini menjadi tidak stabil dan tak aman lagi, akibat pencairan es.

Pendaki mengatakan retakan muncul di tanah dalam semalam. Diperkirakan ke depan akan lebih banyak longsoran es jatuh di lokasi saat ini.

ilustrasi

Base camp baru pendaki Gunung Everest akan berada di ketinggian sekitar 200 hingga 400 meter lebih rendah dan di tempat yang tidak memiliki es sepanjang tahun.

Menurut peneliti, perubahan iklim bukanlah satu-satunya faktor yang berkontribusi cepatnya mencair dari gletser Khumbu. Banyaknya orang yang melewati base camp di area itu ikut menambah destabilisasi.

โ€œMisalnya, kami menemukan bahwa orang buang air kecil sekitar 4.000 liter di base camp setiap hari,โ€ kata Khimlal Gautam, anggota komite yang merekomendasikan langkah tersebut kepada BBC.

โ€œDan sejumlah besar bahan bakar seperti minyak tanah dan gas yang kita bakar di sana untuk memasak dan menghangatkan pasti akan berdampak pada es gletser.โ€

Kondisi di Everest memburuk dengan cepat secara keseluruhan, tidak hanya di base camp. Gletser lainnya mencair, kehilangan es dalam beberapa tahun yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk berkembang.

Itu membuat pendakian lebih berbahaya. Pencairan itu juga mengungkap mayat para pendaki masa lalu yang membeku dan tumpukan sampah.

Departemen Pariwisata Nepal masih harus mendiskusikan rencana pemindahan tersebut dengan pemangku kepentingan lokal, termasuk masyarakat lokal yang mungkin terpengaruh oleh perubahan tersebut. Tetapi jika semuanya berjalan sesuai rencana, base camp bisa bergerak pada tahun 2024.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini