Share

Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti, Objek Wisata Segudang Cerita di Tebing Tinggi

Ahmad Haidir, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2022 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 408 2617592 rumah-adat-puri-melayu-sri-menanti-objek-wisata-segudang-cerita-di-tebing-tinggi-jVY8bZa88o.jpg Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti di Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Kemenparekraf)

RUMAH Adat Puri Melayu Sri Menanti salah satu objek wisata sejarah yang menarik di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Dibangun sekitar tahun 1910 oleh Muhammad Nur Rangkuti dan Siti Rahma yang merupakan anak dari Ali Jambak "Japan Jaidan" pengawal Kerajaan Negeri Padang.

Bangunan itu kemudian diwariskan secara turun-temurun oleh keluarga Rangkuti. Pada 1992, Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti dipugar oleh Hasyim Nur Thaib dan Zaleha Rangkuti.

 BACA JUGA:Terpukau Tradisi Lompat Batu, Sandiaga Uno Kagumi Adat & Budaya Desa Wisata Hilisimaetano Nias Selatan

Rumah yang memiliki ciri khas bangunan melayu dengan konsep rumah panggung ini dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul keluarga. Sesuai dengan namanya Puri Melayu Sri Menanti berarti rumah yang selalu menanti kedatangan keluarga besar.

 

Namun Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti kembali dilakukan pemugaran pada 2000 oleh Yayasan Al Hasyimiyah, yang kemudian manfaatnya menjadi jauh lebih besar yakni menjadi sentra budaya yang terdapat sanggar seni tari tradisional, silat melayu, hingga kelas menenun songket di dalamnya.

 BACA JUGA:Videonya Viral, Joki Kuda Pemalak Wisatawan Rp50.000 di Bromo Akhirnya Minta Maaf

Material utama dari bangunan ini adalah kayu di mana bagian bawah rumah digunakan sebagai tempat menenun songket Melayu dan bersantai. Sementara di lantai atas terdapat ruang tamu yang berisi pelaminan Melayu, dan di ruang keluarga terdapat peninggalan peralatan berbahan kuningan untuk upacara adat Melayu. 

Harus Dilestarikan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno sempat menyempatkan ke Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti, pada Kamis 23 Juni 2022. Ia mengajak melestarikan rumah adat yang memiliki daya tarik wisata budaya dan sejarah itu.

“Tempat ini memiliki storynomics yaitu cerita yang akan mampu membuka peluang usaha,” kata Sandiaga.

Menurutnya, melestarikan budaya Melayu dan Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti penting agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak pudar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat khususnya Kota Tebing Tinggi.

 ilustrasi

"Saya harap kesadaran masyarakat setempat dalam melestarikan budaya dan mengelola rumah adat ini semakin tinggi. Mari kita sama-sama berkolaborasi agar budaya ini bisa terus dinikmati anak cucu hingga ribuan tahun ke depan dan mampu menyejahterakan masyarakat kita," serunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini