Share

Pelaku Pelecehan Masuk Blacklist, Erick Thohir: Tindak Tegas!

Ahmad Haidir, Jurnalis · Minggu 26 Juni 2022 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 26 549 2618396 pelaku-pelecehan-masuk-blacklist-erick-thohir-tindak-tegas-km840YvcqY.jpg Menteri BUMN Erick Thohir di Stasiun Gambir (dok KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuat kebijakan baru dengan melakukan blacklist terhadap penumpang yang melakukan pelecehan dalam perjalanan Kereta Api (KA) beberapa waktu lalu. Hal ini merupakan langkah tegas PT KAI untuk mencegah terjadinya tindak kriminal tersebut pada layanannya.

Langkah tegas KAI tersebut mendapat dukungan penuh dari Menteri BUMN Erick Thohir.

Selain itu, Erick Thohir juga memberikan penghargaan pada petugas Kondektur bernama Wahyu yang melindungi seorang penumpang perempuan dari tindakan pelecehan seksual.

"Saya ingin mengapresiasi bapak Kondektur yang telah bertindak menanggapi laporan korban pelecehan seksual. Saya juga mengapresiasi tanggapan PT KAI atas kejadian tersebut. Pesan saya kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dan menunjukkan bukti pada petugas kami, jika mengetahui ada indikasi pelecehan seksual." serunya di Gambir pada Sabtu 25 Juni 2022 lalu.

Β infografis

Erick menegaskan perlindungan terhadap hak dan martabat manusia adalah prinsip yang mesti dijalankan oleh segenap elemen di BUMN, terlebih dalam pelayanan publik yang harus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

β€œKita jadikan kereta api sebagai moda transportasi pelayanan publik yang aman dan tentunya ini tidak bisa berdiri sendiri, perlu dukungan semua kalangan dengan saling menhargai dan menghormati sesama penumpang.” pesannya.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Dalam kesempatan itu, Erick menegaskan bahwa dia mengutuk keras terjadinya pelecehan yang sempat terjadi di sebuah kereta api antarkota. PT KAI, kata Erick, berada sepenuhnya di pihak korban dan telah memproses secara serius peristiwa ini.

Menteri BUMN yang pertama kali menjabat tahun 2019 itu menegaskan akan menyeret setiap oknum yang menciptakan suasana tidak aman dan nyaman dalam moda transportasi.

"Saya sangat prihatin sekaligus geram mendengar terjadinya pelecehan seksual di Kereta Api. Komitmen kami adalah bagaimana menciptakan transformasi pelayanan publik yang aman dan nyaman. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada korban maupun seluruh pengguna setia jasa Kereta Api.” ucap Erick.

Erick juga telah melakukan koordinasi dengan aparat hukum untuk menindak pelaku. Koordinasi dengan aparat hukum juga dilakukan sebagai antisipasi untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.

"Tidak ada ruang untuk diskriminasi, pelecehan, dan kekerasan seksual di tubuh BUMN. Komitmen kami jelas, tindak tegas pelaku pelecehan seksula untuk melindungi korban, apapun gendernya. Komitmen ini dinaungi oleh payung hukum UU Penghapusan Kekerasan Seksual dan pasal 289 hingga 296 KUHP.” tegasnya.

PT KAI juga terus melakukan edukasi pada seluruh pengguna jasa untuk ikut mencegah jika melihat pelecehan seksual di stasiun serta di kereta. Dan bila ada yang mengalami kondisi tersebut, KAI menghimbau agar berani melaporkan dan melanjutkan kasus tersebut ke pihak berwajib agar pelaku dapat ditindak secara hukum.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini