Share

Sandiaga Ingin Bali Jadi Destinasi Workcation, Targetkan Kunjungan 1,5 Juta Turis

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 406 2619215 sandiaga-ingin-bali-jadi-destinasi-workcation-targetkan-kunjungan-1-5-juta-turis-JtkpdQNVim.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ingin menjadikan Bali sebagai destinasi workcation atau bekerja sambil liburan. Hal tersebut diperuntukkan bagi digital nomad atau pekerja jarak jauh.

Bali juga akan dijadikan sebagai top of mind atau pilihan utama untuk para turis yang ingin berlibur. Daya tarik tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya menggelar acara berskala internasional, serta menjadikan Bali workcation bagi para digital nomad.

 BACA JUGA:Emirates Kembali Buka Penerbangan Harian Dubai-Bali, Simak Jadwalnya

"Untuk itu kita mendukung Bali menjadi workcation bagi para digital nomad, dengan longstay panjang dan berkualitas. Serta dengan kemudahan visa pekerjaan, maupun visa berkaitan dengan kegiatan digital nomad," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (27/6/2022).

 

Kemenparekraf akan menargetkan kunjungan 1,5 juta wisatawan mancanegara ke Bali. Angka tersebut merupakan sekitar 25 persen dari total kunjungan ke Bali, sebelum pandemi Covid-19.

 BACA JUGA:Tips Berwisata Bareng Anak saat Liburan Sekolah, Yuk Bikin si Buah Hati Nyaman Traveling

Kemudian Sandiaga berharap, bahwa nantinya wisatawan mancanegara lebih berkualitas. Meskipun dampak ekonominya secara kuantitas hanya berkisar 25 sampai 30 persen. Akan tetapi kualitasnya mencapai 50 hingga 60 persen.

Sandiaga juga berharap, turis mancanegara yang datang ke Bali bukan hanya sekadar liburan dengan waktu terbatas. Tapi diharapkan bisa tinggal lebih lama, sehingga pendapatan pariwisata di Pulau Dewata tersebut akan semakin bangkit dan meningkat.

Selain itu, para turis juga menggunakan uangnya untuk berbelanja di Pulau Dewata. Catatan, Kemenparekraf terdapat 5 negara tertinggi berkunjung ke Bali yaitu di antaranya Australia, Singapura, Prancis dan Amerika Serikat.

 ilustrasi

Ia menilai, berdasarkan jenis pengeluaran wisman selama di Indonesia, akomodasi 40 persen, naik 1,8 poin. Kemudian makanan dan minuman 27,5 persen.

"Belanja harus kita tingkatkan baru 7,89 persen dan kesehatan 4,9 persen," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini