Share

Liburan Sekolah? Ke Jogja Saja!

Agustina Wulandari , Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 25 2620398 liburan-sekolah-ke-jogja-saja-TgSweXDehT.jpg Museum Benteng Vredeburg menjadi daya tarik wisata untuk mengetahui sejarah perjuangan Kota Yogyakarta. (Foto: Unsplash/Fakhri Labib)

Ada banyak alasan mengapa wisata ke Yogyakarta atau Jogja perlu dipertimbangkan. Apalagi saat liburan sekolah seperti sekarang ini atau saat study tour.

Masa liburan 1-2 minggu cocok untuk menjelajahi isi wisata Jogja yang tidak cukup dikelilingi dalam sehari. Untuk itu, mari simak beberapa alasannya.

Alasan pertama, Jogja memiliki ragam wisata yang lengkap. Anda bisa menemukan wisata alam (perbukitan dan pantai), wisata budaya, wisata edukasi, dan wisata kuliner.

Lokasi wisata di Jogja ini tersebar di berbagai titik. Anda bisa menjangkaunya dengan kendaraan pribadi, kendaraan sewa, atau bus jika berwisata dalam rombongan.

Kedua, pilihan akomodasi Jogja cukup beragam. Anda dan rombongan bisa menemukan penginapan nyaman dengan harga ekonomis ataupun hotel berbintang dengan fasilitas lengkap.

Hotel atau penginapan ini berlokasi di sejumlah lokasi strategis yang berdekatan dengan pusat kota atau pusat wisata Jogja. Untuk rombongan anak sekolah, harga penginapan yang terjangkau tentunya akan lebih menarik.

Ketiga, lokasi wisata di Jogja rata-rata terbilang bersih, aman, dan cocok untuk berbagai usia. Destinasi wisata di jantung kota Jogja cukup terawat dan bersih. Misalnya Keraton Yogyakarta dan Tamansari. Kondisi destinasi wisata yang mudah dijangkau dan landai di area kota membuat wisatawan segala umur bisa pelesir tanpa rasa khawatir.

Keempat, harga makanan di Jogja terkenal murah dengan rasa yang enak. Berkat memiliki pemandangan yang menawan, semakin banyak restoran dan rumah makan di Jogja yang menawarkan pemandangan asri bernuansa alam. Di sisi lain, varian kuliner di Jogja semakin berkembang.

Kuliner Jogja kini tidak hanya dikenal memiliki rasa yang manis, tetapi juga asin, gurih, pedas, dan kaya rempah. Bahkan, tidak hanya kuliner Jawa, kuliner Asia Timur dan masakan Barat pun bisa ditemukan di Jogja. Harga kuliner yang terjangkau ini jugalah yang membuat Jogja cocok untuk kalangan pelajar.

Wisata di Jogja tidak hanya Malioboro dan Candi Prambanan atau Pantai Parangtritis. Belakangan ini semakin banyak pesona Jogja yang semakin terkuak. Pesona wisatanya pun semakin beragam, semakin menawan, dan semakin mengundang rasa penasaran.

Ingin mendapatkan inspirasi liburan mengenai destinasi terbaru #DiIndonesiaAja, follow akun Instagram @pesona.indonesia. Ada banyak ragam informasi tentang destinasi pilihan, tips menarik, dan produk ekonomi kreatif bagi Anda yang ingin liburan #DiIndonesiaAja. Anda juga bisa mengikuti Pesona Punya Kuis (PUKIS) untuk mendapatkan hadiah merchandise dan uang jutaan rupiah dari Wonderful Indonesia.

Wisata Jogja bisa kita pilah menjadi beberapa ragam. Di antaranya, wisata pantai, wisata alam perbukitan/pegunungan, wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata edukasi. Yuk, kita telusuri satu per satu untuk rencana liburan Anda dan keluarga.

1. Wisata pantai

 

Pantai Baron di Gunungkidul ini dikenal unik, antara lain karena memiliki dua jenis air, yaitu air asin dan air tawar. (Foto: Barry Kusuma)

Daerah Gunung Kidul sudah sejak lama kondang memiliki garis pantai panjang dengan alam pantainya yang indah. Laut biru jernih yang dangkal, pasir pantai putih kecokelatan, dan ombak pantai yang mengalun tenang pastinya memikat setiap petualang wisata. Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Krakal, Pantai Ngobaran, Pantai Ngrenehan, dan Pantai Siung adalah beberapa contohnya.

2. Wisata alam perbukitan

(Foto : Instagram @lim.kerenhapukh)

Daerah Kaliurang yang berlokasi di kaki Gunung Merapi dikenal sebagai destinasi wisata yang berhawa sejuk. Namun, jangan salah. Selain Kaliurang, Anda sekarang bisa menjelajah kawasan Hutan Pinus Mangunan di Bantul, Kalibiru yang memiliki latar pemandangan perbukitan Menoreh di Kulon Progo, dan Puncak Becici yang berlokasi di Bantul. Pemandangan yang ditawarkan cukup berbeda-beda meskipun sama-sama menawarkan pemandangan alam dari ketinggian.

3. Wisata budaya

Panggung baru Candi Prambanan kerap menampilkan pagelaran kesenian yang menarik. (Foto : Barry Kusuma)

Jika menyebut kategori wisata budaya, mungkin bayangan Keraton Yogyakarta akan langsung muncul dalam benak. Namun, ada apa di Keraton Yogyakarta? Keraton Yogyakarta tidak hanya menawarkan bangunan keraton yang telah berusia ratusan tahun.

Tidak banyak orang yang tahu bahwa ada pertunjukan tari tradisional gaya Yogyakarta dengan iringan musik gamelan yang rutin digelar di Keraton Yogyakarta dan terbuka untuk umum. Pertunjukan tari lainnya juga dapat disaksikan di kawasan Candi Prambanan, yaitu Sendratari Ramayana.

4. Wisata sejarah

Menyusuri labirin Kota Gede bersama keluarga (Foto : Instagram @kotagedeheritagetrail)

Salah satu ikon wisata sejarah yang cukup terkenal adalah Benteng Vredeburg. Benteng peninggalan Belanda ini berlokasi di kawasan Malioboro dan hanya beberapa ratus meter dari pusat kota Yogyakarta.

Bicara situs bersejarah dan cagar budaya, Yogyakarta tidak hanya memiliki Candi Prambanan dan Candi Sewu. Ada candi-candi lain seperti Candi Ratu Boko, Candi Kalasan, Candi Ijo, Candi Plaosan, dan Candi Sambisari yang menyimpan pesona tersendiri.

Selain itu, wisata sejarah yang menawarkan keindahan dan keunikan dari bangunanya yaitu Taman Sari, situs Warungboto yang merupakan tempat pemandian sultan atau raja-raja pada zaman dahulu, dan kawasan Kota Gede yang memiliki keunikan karena bangunan rumahnya masih seperti Yogyakarta tempo dulu, selain itu terdapat makam kerajaan Mataram Islam.

Tidak hanya menikmati arsitek bangunan kuno untuk latar foto, Anda juga sekaligus mendapatkan informasi seputar sejarah dan asal usulnya.

5. Wisata edukasi

Mengenalkan kebudayaan melalui seni pertunjukkan di Museum Sonobudoyo (Foto : Instagram @sonobudoyo)


Jogja memiliki banyak destinasi untuk wisata edukasi. Jadi, bagi Anda yang ingin melakukan study tour, Jogja adalah pilihan kota yang tepat. Salah satu destinasi wisata populer adalah Taman Pintar yang berlokasi masih di dalam kawasan Malioboro.

Destinasi wisata edukasi lainnya antara lain Museum Gunung Merapi, Monumen Jogja Kembali, Museum Sonobudoyo, dan Museum Dirgantara Mandala, serta beragam galeri seni yang tersebar di pusat kota.

Wisata Jogja memang segudang. Jadi, ketika mengunjungi Jogja, hindari berwisata ke daerah yang itu-itu saja, tetapi cobalah bertualang untuk menguak pesona Jogja lebih jauh lagi. Belum lagi wisata ke desa-desa wisata di Jogja yang kini tengah gencar dikembangkan.

Kerajinan kayu khas Yogyakarta untuk buah tangan atau kenang-kenangan (Foto : Wonderfulimage/Azhari Setiawan)

Di samping itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga mendukung terbukanya destinasi wisata di Jogja. Tentunya dengan catatan, penerapan protokol kesehatan perlu dijalankan dengan ketat agar setiap wisatawan merasa lebih aman dan nyaman.

“Dukung pariwisata dengan protokol kesehatan dan terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi,” tutur Sandiaga.

Jangan lupa, #BeliKreatifLokal berupa hasta karya para pengrajin Jogja yang unik dan menggunakan bahan-bahan alami. Dengan berwisata lokal seperti mengunjungi Yogyakarta dan membeli oleh-oleh, berarti kita juga dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat dari sektor pariwisata. (WLD/VAL)

CM

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(Wul)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini