Share

Bunga Rafflesia Mekar Sempurna di Halaman Rumah Warga Agam, Bule pun Ikutan Selfie

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 02 Juli 2022 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 549 2621825 bunga-rafflesia-mekar-sempurna-di-halaman-rumah-warga-agam-bule-pun-ikutan-selfie-eUsdjnJzN1.JPG Turis asing berpose dekat bunga Rafflesia Arnoldi yang mekar sempurna di Agam, Sumbar (Foto: Antara)

BUNGA Rafflesia kembali mekar sempurna pada hari kedua di halaman rumah warga Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Pegiat wisata Palupuh, Joni Hartono mengatakan, bunga Rafflesia jenis Arnoldi itu mekar di halaman depan rumah orangtuanya.

"Bunga ini mulai mekar semenjak Kamis dan diperkirakan pada 5 Juli 2022 akan layu," ucap Joni melansir Antara.

Menurutnya, selama Januari sampai Juni 2022 sudah empat bunga Rafflesia mekar di halaman rumah orang tuanya.

Sedangkan jumlah knop atau bonggol bunga langka dan dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu masih ada sekitar 20 buah.

"Diperkirakan beberapa bulan ke depan masih ada bunga yang akan mekar. Bunga itu dibudidaya semenjak (tahun) 2000 dengan mengambil dan menanam inang di halaman rumahnya," katanya.

Selain di halaman rumah, tambahnya, bunga itu juga ada yang mekar di sekitar hutan dekat Cagar Alam Batang Palupuh.

Lokasi tersebut berjarak sekitar satu kilometer dari bunga yang mekar di halaman rumah orangtuanya.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

Keberadaan bunga mekar itu telah disampaikan ke sejumlah biro perjalanan, hotel dan lainnya.

Dengan kondisi itu, sudah ada enam orang wisatawan mancanegara dari Prancis, Jepang dan lainnya ke lokasi bunga pada Rabu dan pada Jumat pagi ada wisatawan dari Inggris ke lokasi. Beberapa bule itu bahkan ikut berswafoto mengabadikan keindahan bunga Rafflesia Arnoldi.

"Kalau jumlah tamu mengunjungi tidak menentu, kadang banyak dan kadang kurang. Seluruh wisatawan itu saya bawa ke Rafflesia yang hidup di hutan, kecuali tidak ada di hutan, baru dibawa ke halaman rumah," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini