Share

Penerbangan Internasional Dibuka, Kunjungan Turis Asing ke Sumut Naik 680 Persen

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Minggu 03 Juli 2022 02:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 406 2622389 penerbangan-internasional-dibuka-kunjungan-turis-asing-ke-sumut-naik-680-persen-C1OQWBY1Lv.jpg Danau Toba, destinasi wisata super prioritas di Sumatera Utara (Foto maritim)

JUMLAH kunjungan turis asing ke Sumatera Utara mencapai 3.861 orang pada Mei 2022 lalu. Jumlah itu meningkatkan 681,58 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya, April 2022 yang hanya 494 orang.

Sementara jika dibandingkan dengan Mei 2021 lalu, jumlah kunjungan turis asing ke Sumatera Utara pada Mei 2022 ini naik 7.622 persen dari hanya sekira 50 kunjungan.

Selama periode Januari-Mei 2022 jumlah wisman yang berkunjung ke Sumatera Utara mencapai 4.366 kunjungan atau naik 2.680, persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2021.

 BACA JUGA:Harga Tiket Taman Nasional Komodo Naik, Banyak Wisatawan Batalkan Kunjungan

Kenaikan jumlah kunjungan wisman Mei 2022 terhadap April 2022 yang mencapai 681,58 persen dibandingkan dengan bulan yang lalu, searah dengan total kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia Mei 2022 yang mengalami kenaikan sebesar 84,38 persen atau dari 111.057 menjadi 204.766 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Nurul Hasanuddin, mengatakan pada Mei 2022 lalu, dari 10 negara asal utama turis yang berkunjung ke Sumut, Malaysia masih mendominasi dengan persentase mencapai 56,13 persen.

 

"Kemudian Singapura 4,45 persen, Australia 1,53 persen, Jerman 1,48 persen, India 1,22 persen, Amerika 1,06 persen, Belanda 0,67 persen, Denmark 0,47 persen, Prancis 0,41 persen dan Inggris 0,36 persen. Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut adalah 67,78 persen dari total kedatangan wisman di Sumatera Utara," kata Nurul, Sabtu (2/7/2022).

Jumlah kedatangan wisman selama Mei 2022 dari sepuluh negara utara tersebut, kata Nurul, mengalami kenaikan 453,28 persen dibanding bulan sebelumnya. Dimana wisman asal Singapura mengalami kenaikan tertinggi yaitu sebesar 3.340,00 persen dari 4 kunjungan pada bulan April menjadi 174 kunjungan pada bulan Mei 2022.

 BACA JUGA:Wow, Kunjungan Wisatawan ke Banda Aceh Tembus 123.000 Orang

Kenaikan jumlah wisman ini diikuti wisman negara Amerika 1.950,00 persen, wisman Australia 1.866,67 persen, wisman Belanda 1.200,00 persen, wisman Denmark 800,00 persen, wisman Prancis 700,00 persen, dan wisman Malaysia 374,18 persen.

"Sementara itu pada periode 2022, jumlah wisman dari sepuluh negara utama tersebut mengalami kenaikan 5.134,00 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 50 kunjungan pada pada tahun 2021 menjadi 2.617 kunjungan pada tahun 2022. Persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Malaysia sebesar 5.185,37 persen," jelasnya.

Riswan, pengusaha perjalanan wisata di Kota Medan, menyebut turis asing yang datang ke Sumut masih menjadikan destinasi-destinasi favorit sebagai tujuan mereka. Seperti ke Kawasan Danau Toba, Dataran Tinggi Karo, Bukit Lawang hingga Nias.

'Iya sudah mulai banyak (turis asing) yang datang. Memang belum sebanyak sebelum pandemi, tapi trennya terus naik," kata Riswan.

Mulai kembali datangnya turis asing seiring dengan kembali di bukanya penerbangan internasional secara langsung ke Bandara Kualanamu. Selain itu karena kembali digalakkannya promosi wisata oleh pemerintah.

 Ilustrasi

"Penerbangan sangat berpengaruh. Karena sangat menghemat cost (pengeluaran) para turis. Kita berharap semakin banyak penerbangan yang kembali di buka. Pemerintah harus mempermudah agar akses penerbangan asing ke Kualanamu ataupun ke Silangit bisa terealisasi," pungkasnya.

Di Sumatera Utara sendiri ada 4 pintu masuk turis asing. Pertama melalui Bandara Kualanamu, lalu melalui Pelabuhan Laut Belawan, Pelabuhan Laut Tanjung Balai dan Bandara Silangit.

Namun di 2022 ini, lebih dari 99 persen turis asing masuk melalui Bandara Kualanamu. Selain itu, hanya ada 12 orang turis yang masuk melalui Pelabuhan Laut Belawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini