Share

Benarkah Kereta Api Lebih Aman dari Pesawat? Begini Penjelasan Pakar Transportasi

Nurul Fitriyah, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2022 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 406 2623793 benarkah-kereta-api-lebih-aman-dari-pesawat-begini-penjelasan-pakar-transportasi-HuNrIY4tYd.JPG Kereta Luxury 2 (Foto: Twitter/@KAI121)

BERBAGAI moda transportasi tersedia bagi siapapun yang ingin bepergian. Tak dipungkiri, jika pesawat terbang paling favorit karena bisa memangkas waktu perjalanan sehingga menjadi lebih singkat.

Kendati pesawat merupakan cara teraman untuk menempuh perjalanan jarak jauh, namun menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional, kereta api adalah pilihan transportasi terbaik di darat.

Pakar Transportasi dari Universitas Delaware, Allan Zarembski mengungkapkan, meski pesawat punya keunggulan dari segi efisiensi waktu, namun kereta api sejauh ini adalah alat transportasi paling aman untuk perjalanan darat. Ia menyisihkan bus atau mobil pribadi yang biasanya digunakan orang untuk berekreasi.

"Moda transportasi darat kereta api adalah yang paling aman," kata Allan, mengutip laman USA Today.

Infografis Pesawat

Direktur Program Rekayasa dan Keselamatan Perkeretaapian itu juga menegaskan bahwa menggunakan kereta api lebih aman dari mobil. "Bepergian dengan kereta api 'secara dramatis' lebih aman daripada mobil," sambungnya.

Sementara, Juru Bicara Administrasi Kereta Api Federal, Warren Flatau berujar bahwa dalam sebuah email, sebagian besar kematian terkait kereta api di AS disebabkan oleh tabrakan perlintasan rel jalan raya dan peristiwa pelanggaran.

Allan mencatat bahwa kecelakaan mobil yang mematikan mendapatkan liputan media yang jauh lebih sedikit daripada kecelakaan kereta api, meskipun itu lebih umum. "Kalau ada kecelakaan kereta api, itu hampir selalu jadi berita nasional," tuturnya.

Apa bahayanya kereta api?

Carl Berkowitz, seorang insinyur transportasi, dan pakar keselamatan transportasi mencatat ada kasus di mana cacat di jalur kereta menyebabkan tergelincirnya rel, atau contoh ketika kereta melaju terlalu cepat di tikungan.

Namun, dia mengatakan bahwa perlindungan teknologi telah ditetapkan untuk mencegah skenario seperti itu, termasuk kontrol kereta, dirancang untuk mencegah tabrakan antar kereta, penggelinciran kecepatan berlebih, dan banyak lagi.

Penumpang KA

(Foto: PT KAI)

Rel diakui memang bisa patah, namun itu sangat langka. Menurut Allan, sekitar 50 persen dari semua penggelinciran adalah penggelinciran halaman, yang biasanya terjadi pada kecepatan rendah dengan kerusakan minimal.

"Secara keseluruhan operasional kereta api penumpang sangat aman," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini