Share

Melalui Mahakarya dan Kisah Rasa, Angela Tanoesoedibjo: Bisa Melihat Warisan Terpendam di Tanah Air

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2022 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 406 2624963 melalui-mahakarya-dan-kisah-rasa-angela-tanoesoedibjo-bisa-melihat-warisan-terpendam-di-tanah-air-UtSa695JtD.jpg Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (ANTARA)

WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo mengatakan bahwa publikasi sektor pariwisata melalui film dokumenter merupakan cara efektif karena mampu mengemas ragam kekayaan budaya nusantara secara lebih estetis dan menarik.

Hal itu disampaikan Angela Tanoe saat memberi sambutan secara virtual pada peluncuran seri dokumenter berjudul “Mahakarya” dan “Kisah Rasa”.

Dokumenter berjudul “Mahakarya” akan menggali warisan terpendam nusantara mulai dari budaya, tradisi, dan berbagai tempat peninggalan sejarah di setiap destinasi wisata. Kemudian dokumenter “Kisah Rasa” bakal mengungkapkan identitas Indonesia melalui kuliner Nusantara.

 BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Pelaku Kuliner Harus Mampu Berkolaborasi dengan Investor

"Ini perlu kita dukung bersama, untuk kebangkitan pariwisata Indonesia," kata Angela dalam Media Briefing "Mahakarya & Kisah Rasa", di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/7/22).

Angela juga mengungkapkan bahwa saat ini perlu memaksimalkan perjalanan wisatawan dan meningkatkan pengeluaran, lama tinggal dan menyebar titik kunjungan ke berbagai destinasi.

 

Sehingga nantinya, manfaat ekonomi dan sektor pariwisata bisa semakin merata dirasakan oleh seluruh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat di Tanah Air.

"Untuk mewujudkan hal ini, berkolaborasi dengan berbagai pihak yang termasuk pihak swasta dan media. Pada hari ini melalui konten maha karya dan kisah rasa, kita sudah selangkah lebih maju meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk beriwsata di Indonesia aja," tuturnya.

 BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Investasi Teknologi Penting demi Cegah Krisis Sektor Parekraf

Sementara itu, Education Officer Zenius, Sabda PS menambahkan, banyak orang bepergian ke tempat wisata Indonesia tanpa mengetahui konteks dan sejarah dari tempat tersebut. Untuk itu seri dokumenter ini, ia ingin masyarakat memiliki background knowledge atau pengetahuan dari kebudayaan Indonesia.

"Dengan background knowledge yang baik, masyarakat bisa tahu kenapa rata-rata makanan di Jawa Tengah manis, atau kenapa bentuk Candi Borobudur seperti itu. Dengan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih mengapresiasi dan melestankan kebudayaan Indonesia," katanya.

Seri dokumenter ini mengulas destinasi wisata dan kuliner dengan penceritaan berbasis edukasi. Peluncuran seri dokumenter tersebut termasuk dalam bagian kerja sama Zenius dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), bertujuan untuk pengembangan dan kolaborasi aktivitas komunikasi pemasaran pariwisata Indonesia.

Bertajuk “Mahakarya” dan “Kisah Rasa’, kedua seri dokumenter ini dibuat dengan narasi yang memberikan pemahaman dan pengetahuan di balik beragam budaya, tradisi, dan sejarah di berbagai daerah di Indonesia.

Seri “Mahakarya” adalah sebuah dokumenter yang menggali warisan terpendam dari tempat peninggalan suatu destinasi wisata. Sementara “Kisah Rasa” merupakan sebuah seri mini dokumenter yang mengungkap identitas dan sejarah Indonesia melalui kekayaan kuliner Nusantara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini