Share

Gagas Konsep Wisata Terintegrasi Lembang-Bandung, Ini Kata Disparbud KBB

Adi Haryanto, Jurnalis · Jum'at 08 Juli 2022 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 406 2625088 gagas-konsep-wisata-terintegrasi-lembang-bandung-ini-kata-disparbud-kbb-lIAaXktuM9.jpg Ilustrasi traveling (dok Freepik)

DINAS Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal mengintegrasikan konsep wisata Lembang dengan Disparbud Kota Bandung.

Rencana itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari kerja sama antara Pemkot Bandung dan Pemda KBB.

Kepala Disparbud, KBB, Heri Partomo mengatakan, kerja sama yang dilakukan merupakan bentuk respons dengan apa yang menjadi kebijakan pimpinan. Sebab antara Pemda KBB dan Pemkot Bandung telah melakukan kerja sama di bidang kepariwisataan. 

infografis

"Kerja samanya nanti berupa kampung wisata yang dikemas dalam paket perjalanan wisata. Kami di KBB, menawarkan semua destinasi wisata yang ada khususnya di wilayah Lembang," tuturnya.

Pihaknya pun berencana untuk membuat akses untuk paket tour wisata Kota Bandung-KBB melalui jalan lingkar utara Punclut. Yakni dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang menarik di KBB, utamanya di Lembang yang secara teritorial berbatasan langsung dengan Kota Bandung.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Adanya kerja sama antara KBB dan Kota Bandung ini sekaligus bisa saling membantu mempromosikan destinasi wisata di wilayah masing-masing. Seperti di Kota Bandung lebih banyak variasi wisata kuliner, fashion, dan ekraf, sementara di KBB lebih kepada wisata alam dan hutan.

Nantinya para wisatawan yang menginap di Kota Bandung kemudian dapat melanjutkan wisata ke sejumlah objek wisata di KBB dengan kendaraan yang disiapkan.

"Jika konsep kerja sama ini berkembang, ke depan juga akan ditawarkan sejumlah destinasi wisata lainnya, sehingga bisa lebih beragam," kata dia.

Heri menambahkan, untuk wilayah selatan sejauh ini memang belum dimasukan dalam opsi kerja sama ini karena infrastruktur tempat wisata di sana masih terbatas. Sehingga masih mempersiapkan lebih dulu sarana prasarana pendukungnya dan membranding tempat wisatanya.

"Kalau wisata di selatan itu lebih kepada untuk wisatawan minat khusus dan itu kalangan tertentu, karena lebih banyak adventure di alam," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini