Share

Dear Traveler, Pendakian Gunung Arjuno Kembali Dibuka Hari Ini

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 406 2625178 dear-traveler-pendakian-gunung-arjuno-kembali-dibuka-hari-ini-lzru5BfZD9.png Pos pendakian Gunung Arjuno (dok MPI/Avirista)

MALANG - Jalur pendakian ke Gunung Arjuno kembali dibuka. Pembukaan jalur pendakian dimulai kembali sejak Kamis pagi (7/7/2022) pukul 08.00 WIB oleh pengelola Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo.

Pembukaan ini seiring dengan ditemukannya peserta lari lintas alam pada Mantra Summit Challenge 2022, Yurbianto Basri, yang sempat hilang di kawasan Gunung Arjuno selama tiga hari.

Kepala Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi membenarkan. Pembukaan itu berlaku di 4 jalur pendakian, yakni via Lawang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Purwosari dan Tretes, Kabupaten Pasuruan.

"Iya, mulai buka kembali Kamis ini (7/7/2022) pada jam kerja, pukul 08.00 WIB," ungkap Wahyudi pada MNC Portal Indonesia.

infografis

Menurutnya, petugas yang sebelumnya fokus melakukan pencarian orang hilang tersebut, bakal kembali ke pos jalur pendakian masing-masing. Namun pihaknya pun bakal meningkatkan kesiagaan dengan lebih ketat melakukan pengecekan kepada setiap pendaki.

"Kami akan meningkatkan briefing keselamatan dan pengecekan kesiapan perlengkapan dan perbekalan calon pendaki, setelah adanya peristiwa orang hilang di kawasan Gunung Arjuno yang baru saja terjadi," ujarnya.

Hal ini untuk meminimalisir terjadinya peristiwa serupa. Wahyudi pun menghimbau agar calon pendaki lebih mempersiapkan diri untuk kegiatan pendakian. Khususnya menyangkut pengetahuan tentang gunung, meliputi jalur, medan, serta kondisi geografis.

"Perlengkapan pendakian, seperti jaket, pakaian, tongkat, tenda, kantong tidur, senter, selimut darurat, pluit, alat komunikasi, dan perlengkapan logistik harus disiapkan dan memadai untuk kondisi darurat," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan seorang peserta lari lintas alam Mantra Summit Challenge 2022 dinyatakan hilang pada Minggu 3 Juli 2022. Peserta asal Jakarta Utara itu tak diketahui keberadaannya setelah melewati pos Puncak Arjuno pada Sabtu (2/7/2022), pukul 19.10 WIB. Yurbianto seharusnya melanjutkan rute menuju ke pos Budug Asu melewati jalur pendakian menurun ke arah Mahapena.

Namun, panitia tidak menemukan keberadaan Yurbianto di pos Budug Asu maupun Pos Wonorejo, Lawang hingga jadwal seharusnya. Pihak panitia pun melakukan pencarian internal dengan menyisir jalur maraton yang melewati Gunung Arjuno-Budug Asu. Namun, selama hampir dua jam hingga pukul 21.00 WIB tim tidak menemukan keberadaan Yurbianto.

Tim panitia terus menyisir jalur dari puncak Arjuno sampai ke Wonorejo, Lawang melewati Mahapena dan Savana dan tidak menemukan keberadaan Yurbianto. Pada Minggu (3/7/2022), petang, semua peserta sudah memasuki garis finish terkecuali Yurbianto atau peserta nomor 18.

Kemudian yang bersangkutan dilaporkan hilang. Tim gabungan telah membuka posko pencarian di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Sesuai keterangan panitia penyelenggara Mantra Summits Challenge ada sebanyak 712 peserta maraton. Namun, hanya 711 peserta yang mencapai garis finis.

Setelah melakukan pencarian gabungan melibatkan Basarnas Jawa Timur, petugas Tahura, hingga sejumlah relawan Yurbianto Basri ditemukan dalam keadaan selamat di kawasan Curah Sriti, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (5/7/2022) pukul 21.00 WIB.

Ia lantas diserahkan ke keluarga dan dievakuasi ke Rumah Sakit Prima Husada Karanglo Singosari, pada Rabu dini hari (6/7/2022) kemarin untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini