Share

Yuk Berkemah Kekinian, Pasang Tenda di Atap Mobil Rasakan Sensasi Berbeda

Nurul Fitriyah, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 549 2627378 yuk-berkemah-kekinian-pasang-tenda-di-atap-mobil-rasakan-sensasi-berbeda-grSyxZSwqM.JPG Berkemah di atas atap mobil (Foto: DPA Photo)

MENDIRIKAN tenda di atap mobil sepertinya menjadi salah satu gaya traveling baru yang sedang tren dan perlu dicoba.

Tenda di atap mobil, melindungi kemah dari lumpur dan tanah yang tidak rata. Tapi apakah setiap tenda kemah dapat dimuat di setiap mobil? Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum perjalanan pertama Anda.

Pada prinsipnya, pekemah dapat memasang tenda atap pada model apapun yang memungkinkan beban atap, menurut General German Automobile Club (ADAC). Spesifikasi kendaraan harus menguraikan beban maksimum yang diizinkan.

Melansir Daily Sabah, siapapun yang ingin memasang tenda kemah di atas atap mobil mereka harus menghitung beban atap terlebih dahulu. Diharapkan 5 hingga 10 kilogram (11 hingga 22 pon) untuk kerangka dasar, kata ADAC.

BACA JUGA: Ini Perbedaan Camping di Gunung dan Pantai, Kamu Lebih Suka Mana?

BACA JUGA: Deretan Wisata Populer di Jawa Barat, Bisa Camping hingga Menginap Bareng Keluarga

Infografis Tips Traveling Aman

Jika total beban atap mobil Anda diperbolehkan 75 kilogram, misalnya atapnya dapat dimuat dengan 65 hingga 70 kilogram lagi, termasuk berat orang yang tidur di tenda.

Untuk beberapa model, pagar atap, penyangga yang dipasang di sepanjang atap, atau setidaknya titik sekrup untuk palang atap diperlukan. Tenda tersebut kemudian diikat dengan empat klem.

Mereka yang sudah memiliki rak atap untuk kotak atap atau rak sepeda juga dapat menggunakannya untuk memasang atap.

Jika mobil Anda sudah cocok untuk memasang tenda, pertanyaan selanjutnya adalah, apakah akan mendapatkan model dengan cangkang keras atau dapat dilipat.

Model yang keras menyerupai kotak atap yang sangat besar. Mereka lebih tahan cuaca dan dapat diatur dalam hitungan detik, kata ADAC.

Tenda lipat, di sisi lain biasanya menawarkan lebih banyak ruang tidur dan interior yang tinggi, lebih ringan, dan ketika dilipat umumya lebih kecil. Selain itu, model lipat biasanya lebih murah. Model yang paling mahal belum tentu yang terbaik.

ADAC telah menguji tujuh model dengan biaya antara 2.000 Euro (Rp30 jutaan) dan 3.000 Euro (Rp45 jutaan).

Saran penguji adalah, sebelum membeli tenda atap, alangkah baiknya Anda harus meminjam dan mencobanya terlebih dahulu. Anda juga harus ingat bahwa dibutuhkan dua hingga empat orang untuk merakit tenda atap karena cukup berat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini