Share

Mengenal 3 Masjid Terbesar di Ukraina, Ada yang Kapasitasnya 4.000 Orang!

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Rabu 13 Juli 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 408 2627919 mengenal-3-masjid-terbesar-di-ukraina-ada-yang-kapasitasnya-4-000-orang-eX1MqS3jQq.jpg Masjid Ar Rahma jadi masjid terbesar di Ukraina (dok Islamic Production)

TERDAPAT tiga masjid terbesar di Ukraina yang bisa kamu kunjungi suatu saat nanti. 

Dikutip dari situs Middle East Eye, meskipun menjadi minoritas, sejarah Islam di Ukraina sudah aja sejak dulu.

Khususnya ketika penguasa Mongol yang dikenal sebagai Golden Horde masuk Islam pada awal abad ke-14. Setelahnya, mulai banyak didirikan masjid-masjid di negara tersebut.

Berikut tiga masjid terbesar di Ukraina:

infografis

1. Masjid Ar Rahma

Masjid Ar Rahma berada di Kiev, Ukraina. Dikutip dari Mosqpedia, masjid ini dibangun sekitar abad ke-20, yaitu antara tahun 1996 hingga 2001. Pembangunan Masjid Ar Rahma dilakukan berdasarkan dana sumbangan umat Islam di Kiev.

Dibangun secara bertahap, Masjid ini pertama kali digunakan pada 1998 ketika Sholat Jumat. Setelahnya, pada 2000, Masjid Ar Rahma mulai dibuka sepenuhnya. Lokasinya sendiri berada lereng gunung Schekavitza.

Masjid Ar Rahma dirancang dengan kapasitas yang bisa menampung hingga 3.000 jamaah. Dengan luas sekitar 3.200 meter persegi di tiga aulanya, masjid ini juga dilengkapi menara yang membentang 27 meter ke langit.

2. Masjid Sultan Suleiman

Dalam sejarahnya, masjid ini dibangun sebagai penghormatan Sultan Ottoman Suleiman dan istrinya dari Ukraina, Roxelana. Dari segi arsitekturnya, Sultan Suleiman menggabungkan gaya Ottoman dengan Tatar lokal. Dikutip dari Middle East Eye, masjid yang terletak di Mariupol ini menjadi salah satu masjid paling berornamen di Ukraina.

Letaknya sendiri tepat berada di tepi Laut Azov, Kota Mariupol. Lebih lanjut, masjid ini dikatakan terinspirasi dari Masjid Suleymaniye di Istanbul. Dibiayai pengusaha Turki Salih Cihan, Masjid Sultan Suleiman dibuka untuk jamaah pada 2007.

Saat invasi Rusia, banyak pemberitaan yang menyatakan masjid ini dibom. Namun, berita tersebut tidak benar. Pejabat masjid Sultan Suleiman sendiri mengklaim bahwa bom jatuh sekitar 700 meter dari komplek masjid.

3. Masjid Buyuk Juma Jumi

Pada sejarahnya, rencana pembangunan masjid Buyuk Juma Jumi telah digagas sejak 1996. Setelah bertahun-tahun mengalami penundaan birokrasi, akhirnya pada 2008 komunitas Tartar setempat mendirikan kawasan di sekitar lokasi masjid. Mereka mulai mengangkut batu kapur ke lokasi pembangunan masjid.

Dikutip dari Middle East Eye, langkah ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penundaan pembangunan oleh pemerintah. Setelahnya, Turki menyediakan biaya konstruksi sekitar USD10 juta. Nantinya masjid raksasa ini diharapkan bisa menjadi tempat ibadah terbesar di Semenanjung Krimea.

Dengan luas 1.400 meter persegi, Masjid Buyuk Juma Jumi dikatakan memiliki kapasitas hingga 4.000 jamaah. Selain itu, tersedia juga kubah setinggi 28 meter yang diapir menara setinggi 50 meter. Perencanaan arsitekturnya menggunakan gaya Ottoman. (Lutfan Faizi) (nia)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini