Share

8 Fakta Unik Seputar Tanjakan dan Tikungan Sitinjau Lauik yang Belum Banyak Orang Tahu

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Jum'at 15 Juli 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 406 2629006 8-fakta-unik-seputar-tanjakan-dan-tikungan-sitinjau-lauik-yang-belum-banyak-orang-tahu-suHpz4fvgZ.jpg Tanjakan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat (Antara/Iggoy el Fitra)

ADA 8 fakta unik seputar tanjakan dan tikungan Sitinjau Lauik yang belum banyak orang tahu. Sitinjau Lauik merupakan tanjakan ekstrem dengan pemandangan indah di Jalan Raya Padang-Jambi, Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat.

Meski termasuk jalur nasional dan memiliki badan jalan yang lebar, tak semua kendaraan dapat dengan mudah mengambil dan memilih jalur ini. Sebab, untuk kendaraan berat diharuskan mengambil sisi terluar yang landai agar mendapatkan momentum untuk menanjak.

Melintasi Sitinjau Lauik sangat menantang dan menguji adrenalin karena jalurnya curam. Tapi, pemandangan sekitarnya sangat indah dengan panorama laut sepanjang pantai barat dan keindahan Kota Padang dari atas ketinggian.

Jalur ini juga memiliki beberapa fakta yang tak banyak orang tahu. Lantas, apa saja fakta unik seputar tanjakan dan tikungan Sitinjau Lauik yang belum banyak orang tahu? Untuk mengetahuinya, simak ulasan berikut ini.

8 Fakta Unik Seputar Tanjakan dan Tikungan Sitinjau Lauik yang Belum Banyak Orang Tahu

1. Rute nasional

Meski memiliki jalur yang ekstrem, jalur ini tidak pernah sepi pengendara yang lewat selama 24 jam. Sebab, Sitinjau Lauik merupakan satu-satunya penghubung nasional yang ada di daerah Sumatera. Oleh sebab itu tak ada pilihan lain selain melewati rute ini.

2. Memiliki tanjakan tinggi

Pengendara yang melewati jalur ini hendaknya telah berpengalaman. Pasalnya, saat kondisi tidak bersahabat ditambah dengan tikungan tajam dan turunan curam tentu menjadi satu perpaduan keseraman yang mengerikan. Apalagi banyak cerita tentang adanya korban jiwa setiap tahun, membuat setiap orang yang melintas merasa was-was.

3. Rawan longsor

Secara geografis, jalur ini termasuk area yang tinggi tanpa pembatas. Dengan beban muatan yang selalu melebih kapasitas yang melaju di atas permukaannya, mengakibatkan rawan terjadi longsor. Kondisi ini akan lebih parah saat air sungai yang mengalir di sekitarnya meluap ke bagian badan jalan, keadaan bahkan akan menjadi lebih parah dari semula.

4. Terkenal curam

Selain terkenal tanjakan yang tinggi, jalur ini juga terkenal dengan turunan yang curam dan banyak memakan korban jiwa. Lokasinya yang berada di ketinggian dan pegunungan, tentu membuat jalurnya berkelok-kelok. Banyak juga tanjakan dan tembok jurang yang sangat curam dilalui yang tak sedikit membuat truk dengan muatan berat kesusahan untuk melewatinya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

5. Pemandangan yang menakjubkan

Meski memiliki jalur yang ekstrim, Sitinjau Lauik memiliki pemandangan sekitar yang sangat asri. Sebagai jalanan yang membelah pegunungan dengan hutan hijau rimbun, tak heran membuat kualitas udara dan pemandangan sekitarnya menjadi lebih indah. Sepanjang ruas jalan tersebut akan disajikan pesona rerimbunan pohon-pohon yang berjejer rapi di tepian jalan.

6. Terdapat dua jalur

Sebagai jalur penghubung beberapa wilayah utama di Sumatera, tentunya jalan ini memiliki dua jalur yang digunakan. Umumnya, aturan yang digunakan adalah mobil dengan porsi yang lebih besar dan muatan berat akan dipersilahkan untuk melintas terlebih dahulu saat berpapasan dengan yang lain.

ilustrasi

7. Dilalui bus tingkat

Sebelumnya, pernah ada sebuah bus tingkat yang melewati jalur ini dengan selamat sampai tujuan. Ini menjadi pemandangan menarik bagi siapapun yang melintasi jalur saat itu. Sebab, dengan kondisi jalanan dan bentuk kendaraannya tentu sangat mustahil bisa melintas tanpa ada ancaman menghadang.

8. Pak Ogah sang relawan siaga

Di balik curam dan seramnya tanjakan Sitinjau Lauik, ada pahlawan yang keberadaannya sangat dibutuhkan dan memberikan ketenangan bagi siapapun yang melewatinya. Sosok pak Ogah, seorang warga sekitar yang siap sedia selama 24 jam bergiliran menjaga kenyamanan dari pengendara di sana.

Demikian 8 fakta unik seputar tanjakan dan tikungan Sitinjau Lauik yang belum banyak orang tahu di Sumatra Barat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini