Share

Haul Habib Abu Bakar Gresik, Wisata Religi Penawar Dahaga Para Muhibbin

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 15 Juli 2022 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 408 2630407 haul-habib-abu-bakar-gresik-wisata-religi-penawar-dahaga-para-muhibbin-nJSwGNjNiH.JPG Ilustrasi (Foto: Ist)

SETELAH dua tahun vakum imbas pandemi Covid-19, peringatan haul ke-67 Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf Gresik kembali digelar hari ini.

Kegiatan haul digelar dalam rangka untuk memperingati wafatnya ulama besar kharismatik dan waliyullah asal Gresik, Jawa Timur.

Wisata religi yang rutin digelar setiap tahun tersebut tak pelak membuat animo para muhibbin atau pencinta ahlul bait (keturunan) Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam begitu tinggi.

Masyarakat di sekitar Jalan KH Zubair, Kecamatan Gresik amat antusias mempersiapkan kegiatan tahunan itu. Peringatan haul sendiri digelar pada 15-16 Juli 2022.

Ketua Panitia Haul, Habib Ali Abu Bakar Assegaf membenarkan jika, peringatan haul Habib Abu Bakar Gresik kali ini begitu berbeda, lantaran sempat absen selama dua tahun.

Haul Habib Abu Bakar Gresik
(Foto: YouTube/Nabawi TV)

“Untuk tahun ini antusias warga lebih besar dari sebelumnya. Karena dua tahun kemarin memang kita tidak menggelar haul, karena ada pandemi Covid. Acaranya dua hari (Jumat dan Sabtu),” ucap Ketua Panitia Haul, Habib Ali Abu Bakar Assegaf.

Semua unsur mulai pemkab, aparat TNI-Polri turut membantu demi kelancaran acara haul tersebut. Mulai lahan parkir, toilet umum, pengalihan jalan, dan berbagai macam bantuan termasuk keperluan logistik bagi para tamu yang datang baik dari Jawa hingga luar Jawa.

Puluhan ribu tamu mulai berdatangan ke Gresik, tak hanya dari Indonesia, bahkan Asia, seperti Malaysia, Singapura, hingga Brunei Darussalam.

"Dari seluruh provinsi di Indonesia akan hadir. Beberapa sudah konfirmasi kedatangan kepada panita dengan membawa rombongan. Kami imbau kepada para tamu untuk tidak berebut duduk di depan, karena meski di belakang pun tetap akan mendapat barokah dari haul ini," ucap Habib Ali.

Sekadar informasi, Al Imam Al Quthbul Fard Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar bin Abu Bakar bin Al Habib Umar bin Segaf Assegaf adalah seorang imam dari lembah Al-Ahqof.

Nasab atau garis keturunannya yang suci bersambung kepada para ulama besar hingga bermuara kepada baginda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam.

Menukil dari manaqib beliau, Habib Abu Bakar lahir di Desa Besuki, Jawa Timur pada tahun 1285 Hijriyah. Ayahnya wafat di Kota Gresik saat beliau masih kanak-kanak.

Haul Habib Abu Bakar Gresik

(Foto: YouTube/Nabawi TV)

Cahaya kebaikan dan kewalian telah tampak dan terpancar dari wajahnya, hingga menginjak usia ke-3 tahun. Ia mampu mengingat kembali peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi pada dirinya.

Sekitar tahun 1321 Hijriyah Habib Abu Bakar mendapat ilham dari Allah SWT untuk mengasingkan diri dari pergaulan manusia. Beliau lalu keluar dari masjid menuju rumah kediamannya untuk beruzlah atau khalwat (mengasingkan diri) dari manusia selama 15 tahun.

Manakala tiba saat Allah mengizinkan beliau keluar dari khalwatnya, guru beliau, Al Habib Muhammad bin Idrus Al-Habsyi mendatanginya seraya memberi isyarat kepada beliau untuk mengakhiri masa khalwatnya, Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi kala itu berkata:

"Selama tiga hari kami bertawajjuh dan memohon kepada Allah agar Abu Bakar bin Muhammad Assegaf keluar dari khalwatnya,".

Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi kemudian menggandeng tangan Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf dan mengeluarkan dari tempat khalwat.

Sejak itu, beliau membuka majlis taklim di rumahnya. Habib Abu Bakar menjadi pengayom bagi mereka yang berziarah juga sebagai rujukan bagi semua golongan di seluruh penjuru, siapapun yang mempunyai maksud kepadanya dengan dasar husnudz-dzan (prasangka baik) niscaya ia akan meraih keinginannya dalam waktu yang relatif singkat.

Di rumahnya sendiri, Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf telah menghatamkan Kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali lebih dari 40 kali. Pada setiap kali khatam beliau selalu menghidangkan jamuan yang istimewa bagi para tamu.

Sebelum wafat, Al Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf berpuasa selama 15 hari. Tak lama berselang, baliau pun wafat tahun 1376 Hijriyah pada usia 91 tahun. Jenazahnya yang mulia dimakamkan di pemakaman Masjid Jami' Alun-Alun, Kota Gresik, Jawa Timur.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini