Share

Dibiarkan Terbang Sendirian, Seorang Ibu Kalang Kabut Putrinya Hilang di Bandara

Syifa Fauziah, Jurnalis · Senin 18 Juli 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 18 406 2631302 dibiarkan-terbang-sendirian-seorang-ibu-kalang-kabut-putrinya-hilang-di-bandara-XjI8HnjRnn.JPG Seorang remaja hilang dalam penerbangan ke Miami membuat sang ibu kalang kabut (Foto: Monica Gilliam)

SAAT membiarkan anak melakukan perjalanan menggunakan pesawat, tentu sebagai orangtua harus memastikan keamanan dan keselamatan anaknya. Begitu juga dengan Monica Gilliam.

Pertama kalinya Gilliam memberangkatkan anaknya, Georgia yang masih berusia 12 tahun untuk menemui ayahnya di Miami. Gilliam mengantarkan anaknya hingga ke pintu pesawat American Airlines di dalam Bandara Chattanooga menuju Bandara Chattanooga di Tennessee sekitar sepekan lalu.

Dilansir dari Foxnews, Gilliam terkejut karena sang putri hilang selama perjalanan. Padahal dia sudah membayar USD150 atau sekitar Rp2,2 juta di luar harga tiket untuk memastikan putrinya akan diantar langsung ke ayahnya yang menunggu di pintu pesawat mendarat di bawah program 'anak di bawah umur tanpa pendamping' dari maskapai.

Kabar tersebut pun dia bagikan melalui unggahannya di akun TikTok pribadinya.

"Hampir satu jam setelah penerbangannya mendarat, saya mendapat telepon dari American Airlines. Itu adalah manajer bandara Miami, dan manajer American Airlines, dan dia berkata, 'anak anda hilang. Kami telah menutup terminal. Kami tidak tahu di mana dia',โ€ kata Gilliam geram.

Infografis Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia

Video tersebut pun sudah ditonton lebih dari 1,8 juta kali dan viral di media sosial. Dalam video itu dia menceritakan perjalanan dimulai dengan cukup lancar.

Putrinya dijadwalkan berangkat dengan penerbangan pukul 06.00 waktu setempat. Ibu dan putrinya itu tiba lebih awal di bandara untuk memastikan ke maskapai putrinya terbang sebagai anak di bawah umur tanpa pendamping.

"Mereka memberi Anda lanyard untuk dipakai anak di lehernya dan ada semua informasi anak di dalamnya. Di boarding pass itu, yang membuat semua orang tahu bahwa mereka tidak bepergian dengan orang dewasa," kata Gilliam.

Putrinya sarapan di bandara, kemudian seorang pramugari membawa gadis itu ke pesawat. โ€œDia membawanya naik terlebih dahulu, itulah yang seharusnya mereka lakukan dengan anak di bawah umur yang tidak ditemani," kata Gilliam.

"Aku tinggal sampai pesawat lepas landas, lalu aku pergi, tidak berpikir akan terjadi apa-apa," imbuhnya.

Dua jam kemudian, Gilliam mengaku menerima telepon dari mantan suaminya, yang mengatakan, "Kamu tidak akan percaya apa yang terjadi,".

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Teleponnya kemudian berdering lagi dan itu bukan kabar baik, menurut Gilliam. Itu adalah manajer American Airlines, mengatakan kepadanya bahwa anaknya hilang.

"Bagaimana Anda kehilangan anak di bawah umur tanpa pendamping?" dia menyampaikan kepada Fox News Digital tentang percakapan itu. "Bagaimana kamu kehilangan anakku?"

Fox News Digital menghubungi melalui telepon dan email ke American Airlines dan menerima tanggapan email dari kantor komunikasi korporat.

"American sangat peduli dengan penumpang muda kami dan berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi mereka. Kami menangani masalah ini dengan sangat serius dan mencari tahu apa yang terjadi," kata maskapai itu dalam pernyataannya.

"Seorang anggota tim kami telah menghubungi pelanggan untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengalaman mereka," jelasnya.

Infografis Maskapai dengan Menu Terbaik di Dunia

American Airlines menjelaskan kebijakannya sehubungan dengan penjemputan anak di bawah umur tanpa pendamping oleh wali begitu mereka tiba di tempat tujuan.

"Untuk penjemputan yang lancar, jangan lupa tanda pengenal lengkap dengan foto yang dikeluarkan pemerintah. Anda harus menunjukkannya untuk mendapatkan izin keamanan dan menemui anak itu di gate. Anda juga harus menunjukkannya ID sebelum kami melepaskan anak itu kepada Anda," jelas American Airlines.

"Kami menyarankan untuk tiba setidaknya dua jam sebelum jadwal kedatangan anak sehingga Anda memiliki cukup waktu," tambahnya.

Melanjutkan ceritanya, Gilliam berkata bahwa dia membayangkan hal yang mungkin terjadi sehubungan dengan putrinya ketika dia mendarat. Gilliam mengatakan, sebelumnya dia dan putrinya sempat bepergian bersama naik pesawat.

Melalui pengalaman itu putrinya tahu jika biasanya, setelah mendarat, mereka akan melanjutkan ke pengambilan bagasi. Saat itu ternyata penerbangan tiba lebih cepat dari jadwal. Gilliam menceritakan bahwa putrinya sempat berkata; "Saya tidak tahu harus berbuat apa. Jadi, saya terus berjalan."

Sang putri yang tak didampingi itu pun tahu bahwa setelah pengambilan bagasi ia harus keluar, dan dirinya kemudian menghubungi ayahnya. "Anak itu berusaha menghubungi ayahnya," kata Gilliam.

โ€œDia (sang ayah) sedang antre untuk mendapat gate pass (yang digunakan untuk menjemput anak) ketika dia mendapat pesan dari anaknya, dan berkata saya akan diam di sini dan kalau kamu nyaman membaca papan petunjuk, saya akan mencoba menghampirimu secepatnya. Dan itu yang mereka lakukan,โ€ jelas Gilliam.

Ia lantas membenarkan bahwa anak remajanya itu dengan selamat bertemu ayahnya di bandara Miami.

"Tapi sampai saat itu dia berjalan sendirian dengan label tanpa pendamping ini," kata Gilliam tentang putrinya.

Namun yang terpenting baginya ialah putrinya selamat, tapi dia ingin memperingatkan orangtua lain tentang kejadian tak terduga yang mungkin terjadi ketika seorang anak bepergian sendirian. "Saya sangat bersyukur dia selamat, tapi ini bisa berakhir sangat, sangat buruk," ujarnya.

Gilliam mengimbau kepada orangtua sebaiknya melarang anak di bawah umur untuk tidak bepergian jauh. Sebab kejadian seperti ini bisa saja terjadi. Terlebih ia kini ragu untuk kembali mengizinkan anaknya terbang sendirian tanpa ditemani.

"Ini benar-benar pengalaman yang menakutkan," tutupnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini