Share

Tinjau Perkembangan Infrastruktur Penunjang DPSP Danau Toba, Menko Luhut Bilang Begini

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2022 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 406 2632820 tinjau-perkembangan-infrastruktur-penunjang-dpsp-danau-toba-menko-luhut-bilang-begini-nQIt2Gqtzz.JPG Menko Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Kemenko Marves)

MENKO Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan meninjau langsung perkembangan sejumlah infrastruktur penunjang di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, Sumatera Utara, Selasa (19/7/2022).

Luhut meninjau progres pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2), Bandara Sibisa, Pelabuhan Balige serta Bank Sampah Tarhilala.

Mengawali kunjungannya, Luhut mengecek TSTH2 di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, yang sudah mulai dilengkapi beberapa bangunan utama dan diharapkan bisa rampung pada 2023.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi kerja keras semua tim. Tadi saya dijelaskan bahwa tim optimis, seluruh bangunan sudah berdiri pada bulan Oktober yang akan datang. Kemudian pada awal triwulan kedua tahun 2023, seluruh fasilitas pada pembangunan tahap 1 sudah dapat selesai dan bisa difungsikan," katanya dalam keterangan tertulis.

Infografsi Danau Toba

Luhut berharap agar TSTH2 mampu menjadi kawasan riset unggulan, pusat konservasi, dan pengembangan obat herbal dan hortikultura.

"Kita berharap riset untuk herbal genomic dapat dikembangkan di sini, kemudian bisa dijadikan tempat pemuliaan tanaman hortikultura, konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia, serta analisis genetik untuk pembiakan," imbuhnya.

Pengembangan TSTH2 dilakukan dengan kerja sama National Development and ReformCommission (NDRC) Tiongkok untuk mendirikan Laboratorium Bersama untuk Konservasi dan Inovasi Tanaman Herbal, juga dengan Beijing Genomic Institute.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

"Melalui pendekatan berbasis genetik, kita berharap bisa segera mendapatkan bibit unggul dari tanaman, salah satunya bawang putih yang sesuai dengan agroklimatologi dan karakteristik lahan setempat," tambah Luhut.

Selanjutnya, Luhut juga meninjau pengembangan Bandar Udara Sibisa, di mana saat ini terdapat tiga pekerjaan pembangunan yaitu, pengembangan fasilitas sisi bandara, pembangunan gedung terminal, dan pembuatan pagar batas lahan Bandara Sibisa.

"Masih ada beberapa isu yang perlu kita kendalikan saat ini dan akan segera kita selesaikan supaya bandara dapat segera beroperasi," ujar Luhut.

Danau Toba

(Foto: MPI/Novie Fauziah)

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pelabuhan Balige untuk melihat kesiapan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1H20). Penataan kawasan pelabuhan dan lapangan Sisingamangaraja akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kementerian Perhubungan saat ini juga sedang merapikan kawasan pelabuhan untuk ditempatkan sebagai kantor untuk panitia dan penyediaan alat transportasi untuk logistik kegiatan.

"Saya titip kepada Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan utamanya Bupati Kabupaten Toba untuk segera merapikan kawasan ini dan pastikan dijaga kebersihannya," tegasnya.

Luhut menyebut perhelatan F1 H20 diharapkan akan mendorong pariwisata dan peningkatan ekonomi di Danau Toba, khususnya sekitar kawasan Balige.

"Potensi ekonomi bisa masuk dari promosi sponsor, paket tur wisata, penjualan cinderamata, atau juga paddock tour. Jadi saya juga minta dukungannya dari masyarakat untuk menyukseskan kegiatan ini," tambahnya.

Selanjutnya, Luhut mengunjungi salah satu bank sampah di kawasan Danau Toba, yaitu Bank Sampah Tarhilala yang berfokus pada pengelolaan sampah daur ulang.

Sampah yang diolah di Bank Sampah Tarhilala merupakan hasil dari pengumpulan sampah pilahan dari masing-masing rumah tangga. Sejak Maret 2022, bank sampah tersebut sudah mampu mendaur ulang sebanyak 18 ton sampah.

Melihat bahwa ada pembuangan sampah sebanyak 58 ton per hari di kawasan tersebut, Luhut pun menginstruksikan agar ada Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) guna mendukung pengelolaan sampah di DPSP Danau Toba.

"Coba kita buat TPST di Kabupaten Simalungun. Kita coba satu dulu di sana. Kita kejar itu sampai Oktober, nanti Oktober kita ke sini, sudah bisa kita cek lagi," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini