Share

Angela Tanoesoedibjo Ajak Delegasi KTT Y20 Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2022 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 406 2633004 angela-tanoesoedibjo-ajak-delegasi-ktt-y20-wujudkan-pariwisata-berkualitas-dan-berkelanjutan-CtskV9YQrs.jpg Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo berbicara di talkshow KTT Y20 di Jakarta (Foto Kemenparekraf)

WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf), Angela Tanoesoedibjo mengajak delegasi KTT Y20 berperan aktif dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (generasi muda) dan pengarusutamaan gender.

“Agar pada akhirnya kita bisa memperkuat ketahanan masyarakat dalam mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja pasca pandemi Covid-19,” kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo dalam talkshow KTT Y20 bertajuk ‘Youth at the Forefront of Diversity and Inclusion in the G20’, Selasa 19 Juli 2022 di Hotel Shangri La, Jakarta.

Angela melanjutkan, KTT Y20 merupakan wadah resmi para pemuda dari seluruh negara anggota G20, untuk dapat berdialog dalam meningkatkan kesadaran terhadap persoalan global, bertukar ide, berargumen, bernegosiasi, hingga mencapai konsensus. Sehingga nantinya akan disampaikan sebagai rekomendasi kepada pemimpin G20.

 BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Kemenparekraf Dukung Penuh World Beach Games 2023 di Bali

Angela mengatakan, bahwa pariwisata yang berkelanjutan akan memberikan pengalaman yang lebih kepada wisatawan. Selain itu pariwisata berkelanjutan yang berkualitas, dapat memaksimalkan pada pemberian pengalaman baik kepada wisatawan di suatu destinasi.

Selain berwisata, di saat yang sama, aktivitas pariwisata juga fokus untuk mengangkat martabat budaya lokal dan kearifan masyarakat, memaksimalkan pembangunan ekonomi bagi masyarakat setempat, dan melestarikan kesejahteraan lingkungan.

 ilustrasi

Menurut Angela, Indonesia dengan berbagai kekayaan sumber daya alam dan kebudayaan dikatakan Angela, memiliki potensi yang tinggi dalam mewujudkan hal tersebut.

"Pariwisata berkelanjutan sangat membantu kita untuk melestarikan lingkungan, budaya, dan memberikan dampak sosial ekonomi yang positif. Jadi, di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kami sudah berupaya mengarusutamakan konsep pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.

“Mengapa? karena kami melihat manfaatnya dan kami melihat bahwa jika kami membangun pariwisata berkelanjutan di Indonesia maka akan bisa menjadi nilai jual yang unik bagi Indonesia,” tambahnya.

 BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Dorong Desa Wisata Bali Terapkan Pariwisata Berkelanjutan

Angela menuturkan, berdasarkan studi yang telah banyak dilakukan, bahwa saat ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap isu-isu keberlanjutan sudah sangat tinggi. Terlebih adanya pandemi Covid-19 semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

"Ini bukan hanya konsep, bukan lagi teori, ini kesempatan kita untuk meraihnya bersama. Kita harus membangun pariwisata berkelanjutan," kata Angela.

Oleh karenanya Angela mengajak, perlu adanya memperkuat ekosistem penggerak untuk praktik-praktik berkelanjutan di sektor pariwisata. Serta ia pun percaya, akan ada banyak investasi terhadap sektor ini dan itulah yang telah pihaknya lakukan.

“Kami juga telah meluncurkan program Carbon Footprint serta berbagai program tentang pengelolaan sampah di destinasi. Dan kami tahu kami harus berbuat lebih banyak dan semoga dengan keterlibatan generasi muda (delegasi Y20), kita bisa berbuat lebih banyak di masa depan," terangnya.

Dalam kesempatannya, Angela juga mengundang delegasi “KTT Y20” untuk dapat mendukung penuh berbagai rekomendasi yang tertuang dalam rekomendasi dari hasil Tourism Working Group yang telah dilakukan sebelumnya di Bali. Di mana satu dari lima pilar rekomendasi tersebut, adalah pemberdayaan perempuan dan generasi muda yang tangguh di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Berbagai isu telah diangkat dalam kelompok kerja pariwisata, termasuk mengatasi kesenjangan upah gender di sektor pariwisata, memajukan peran perempuan, dan memberikan pelatihan yang tepat bagi kaum muda.

"Banyak hal yang dapat dilakukan oleh delegasi Y20 dan kaum muda untuk mendukung rekomendasi TWG. Namun, ada tiga tindakan yang saya ingin sebutkan terkait pentingnya partisipasi pemuda. Yakni dalam diskusi kebijakan, pengarusutamaan gender, dan keterlibatan bersama dengan masyarakat," kata Wamenparekraf Angela.

 

Angela mengatakan, pedoman G20 Bali akan menjadi landasan kebijakan masa depan yang membantu pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menghadapi masalah saat ini dan masa depan.

"Berpartisipasi dalam acara Y20 bermanfaat, tidak hanya untuk diri Anda sendiri, tetapi dalam arti yang lebih luas, bermanfaat bagi kami, para pembuat kebijakan, karena Y20 memberikan umpan balik yang konstruktif kepada pemerintah G20 dan negara-negara undangan. Kami juga senang jika Anda dapat menghadiri diskusi kami sebagai pengamat di Pokja Pariwisata ke-2 pada 23 September 2022," tuturnya.

Di sisi lain, Wamenparekraf Angela juga mengajak generasi muda untuk dapat memperkuat literasi digital guna mencegah penyebaran konten negatif seperti berita palsu atau konten kebencian. Namun di sisi lain kebebasan berekspresi dari ide dan kreativitas tetap terjaga.

"Kami percaya bahwa literasi digital adalah dasar untuk mengubah interaksi dan koneksi manusia, itu akan mengubah cara konektivitas mempengaruhi umat manusia dalam jangka panjang. Terlebih bagi generasi muda yang akan menjadi pemimpin di sektor ekonomi kreatif sub sektor media digital,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini