Share

5 Fakta Unik Labuan Cermin, Danau Cantik di Berau Kaltim

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 408 2633173 5-fakta-unik-labuan-cermin-danau-cantik-di-berau-kaltim-shJtlRJKvh.jpg Danau Labuan Cermin di Berau, Kalimantan Timur (Foto: Indonesia Kaya)

ADA 5 fakta unik Labuan Cermin, danau cantik di Berau, Kalimantan Timur perlu Anda ketahui sebelum berkunjung ke tempat ini. Labuan Cermin memang danau yang cukup terkenal, dan menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Kabupaten Berau.

Warna airnya unik, disertai pemandangan alam yang memesona, membuat wisatawan lokal maupun mancanegara tertarik untuk melihatnya secara langsung.

Yuk, intip 5 fakta unik dari danau cantik ini, sebagaimana MNC Portal Indonesia rangkum dari berbagai sumber :

1. Lokasi Labuan Cermin

Danau Labuan Cermin terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk Kalimantan Timur yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 6 sampai 7 jam dari ibukota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, Kalimantan Timur.

Pengunjung harus menyewa kapal dari dermaga dengan harga sewa kapal sekitar Rp200.000 untuk perjalanan pulang-pergi ke danau, dan akan lebih murah jika Anda datang bersama rombongan.

 ilustrasi

Labuan Cermin (Instagram @aridianwulandr)

2. Labuan Cermin memiliki air sejernih kaca

Danau Labuan Cermin memiliki air yang sangat jernih, bahkan dasar dari danau yang berupa pasir laut pun bisa terlihat secara kasat mata. Bahkan, air danau ini bisa memantulkan bayangan layaknya cermin. Itulah sebab dibalik penamaan “Labuan Cermin”.

Hal tersebut terjadi karena Danau Labuan Cermin memiliki dua jenis air yang berbeda, yaitu air laut dan air tawar. Jika Anda mencoba mencecap air yang ada di permukaan danau, maka akan terasa asin. Sedangkan jika Anda mencoba mengecap air yang ada di dasar danau, maka yang terasa adalah tawar.

 BACA JUGA:Kunjungi Pesona Danau Labuan Cermin, Airnya Punya Dua Rasa

Dua jenis air ini membuat danau memiliki sebuah lapisan pemisah sehingga air dapat memantul. Keunikan itu juga membuat banyak orang menyebutnya sebagai "Danau Dua Rasa". Meskipun sekilas terlihat dangkal, Anda harus tetap waspada karena kedalaman danau ini mencapai lima meter.

Selain airnya yang jernih, pemandangan di sekitar Danau Labuan Cermin yang dikelilingi pepohonan rimbun pun mendukung suasana asri yang menenangkan. Anda bisa jadikan Labuan Cermin ini sebagai tempat pelarian dari keramaian kota yang kerap ditemui setiap hari.

3. Fasilitas cukup lengkap

Labuan Cermin memiliki berbagai fasilitas menarik yang menawarkan pengalaman liburan baru bagi para pengunjungnya. Seperti tersedianya alat snorkeling lengkap beserta pelampungnya untuk menyelam ke dalam danau.

Bagi yang tidak ingin basah-basahan, tersedia pula penyewaan ban dalam mobil bahkan perahu air yang memiliki kaca transparan di bawahnya. Sehingga, pengunjung tetap bisa melihat keindahan dasar danau tanpa perlu menyelam.

Para pengunjung juga bisa menginap di kawasan ini dengan harga penginapan yang beragam, mulai dari Rp150 ribu. Bagi Anda yang ingin menghemat uang dalam perjalanan alias backpacking, Anda juga bisa menginap di rumah warga di sekitar biduk-biduk, loh.

4. Dipadati 700 pengunjung lebih saat masa liburan

Memiliki pesona yang unik dan indah, tak ayal jika Labuan Cermin selalu dipadati pengunjung saat liburan tiba. Melansir laman resmi Pemda Berau, salah satu pengelola objek wisata bernama Ridwan mengatakan, pengunjung yang datang di masa liburan akan drastis meningkat, mencapai 700 pengunjung lebih.

Oleh karenanya, bagi Anda yang ingin mendapatkan suasana tenang yang tak begitu ramai, sebaiknya hindari hari-hari libur, ya.

 ilustrasi

5. Ditemukan buaya besar dan ditutup sejenak

Di balik pesonanya yang indah, rupanya seorang motoris pernah menemukan buaya dengan panjang lebih dari 4,7 meter pada bulan Desember 2021. Imbasnya, Labuan Cermin pun sempat ditutup sementara. Kendati demikian, Danau Dua Rasa itu sudah kembali dibuka sejak Januari 2022 lalu. Keamanan di kawasan danau pun sudah diperketat guna menarik kembali minat wisatawan yang berkunjung.

Pengelola setempat telah membuat pagar pembatas di jalan masuk area danau secara swadaya dan meningkatkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Koordinasi juga sudah dilakukan dengan Pemkab Berau melalui Dinas Pariwisata terkait pembukaan danau Labuan Cermin. Pagar pembatas tersebut diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan hewan seperti buaya masuk ke dalam kawasan wisata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini