Share

Detik-Detik Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Bandara Juanda, Pilot Meninggal

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2022 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 406 2633714 detik-detik-pesawat-citilink-mendarat-darurat-di-bandara-juanda-pilot-meninggal-MWqUxK4xRp.jpg Ilustrasi pesawat (dok. Freepik)

PESAWAT Citilink Indonesia rute Surabaya - Ujung Pandang kembali mendarat ke Bandara Juanda, Surabaya, pada Kamis (21/7/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun MNC Portal Indonesia, pesawat dengan nomor penerbangan QG 307 itu lepas landas pukul 06.00 WIB untuk menuju Makassar.

Meski demikian, pesawat itu mendarat kembali ke Bandara Juanda beberapa menit setelah mengudara.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dari pihak rumah sakit setempat, disampaikan bahwa pilot kami dinyatakan telah meninggal dunia," ujar Direktur Utama PT Citilink Indonesia Dewa Kadek Rai dalam keterangannya.

infografis

Lebih lanjut, ia memaparkan, penerbangan QG307 rute Surabaya ke Makassar diberangkatkan sesuai jadwal pada pukul 06.00 WIB.

“Setelah kurang lebih 15 menit mengudara, penerbangan tersebut kembali mendarat di Surabaya dikarenakan pilot kami mengalami darurat kesehatan. Pesawat tersebut telah mendarat kembali pukul 07.00 WIB di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya dengan baik dan selamat," aku Dewa.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Petugas di lokasi bersama seluruh stakeholders di Bandar Udara Juanda Surabaya telah mempersiapkan prosedur penanganan evakuasi darurat kesehatan dengan sangat cepat dan baik, dan pilot telah ditangani oleh pihak dokter di rumah sakit terdekat.

"Almarhum akan diterbangkan langsung pada hari ini dari Surabaya menuju Jakarta dan jenazah akan disemayamkan di Jakarta sesuai dengan penanganan prosedur yang berlaku," papar Dewa.

Dewa menegaskan, pihaknya selalu mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

"Oleh karena itu kami selalu berupaya sejak dini dalam mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan," imbuhnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini