Share

Kisah Mistis di Balik Toko Merah, Jangan Motret Sembarangan Nanti Kesurupan!

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Senin 25 Juli 2022 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 408 2635619 kisah-mistis-di-balik-toko-merah-jangan-motret-sembarangan-nanti-kesurupan-SOrVuHemkE.JPG Toko Merah di kawasan kota tua, Jakarta Barat (Foto: Instagram/@toadjie)

BANYAK bangunan bersejarah yang berdiri di Jakarta dan masih eksis hingga hari ini. Salah satunya ialah Toko Merah yang berada di kawasan Kota Tua, tepatnya Jalan Kali Besar Barat Nomor 11, Tambora, Jakarta Barat.

Bangunan ini terbilang unik lantaran memiliki arsitektur khas bergaya Tionghoa, serta warna merah yang mendominasi interior bangunan tersebut.

Berdiri tepat di pinggir jalan, membuat Toko Merah dapat dilihat dan dinikmati oleh siapapun, baik pejalan kaki maupun pengendara.

Keantikan Toko Merah ini memiliki perjalanan sejarahnya tersendiri. Hal inilah yang membuat Toko Merah terlihat begitu autentik.

Akan tetapi, siapa sangka di balik pesona antiknya, Toko Merah justru menyimpan cerita seram yang membuatnya terkesan angker.

Sekilas, Toko Merah terlihat seperti satu bangunan yang utuh. Ternyata Toko Merah merupakan dua bangunan yang berbeda, tetapi bertingkat.

Toko Merah
(Foto: Instagram/@melodicinii_craft)

Toko Merah ini memiliki tiga lantai, di mana lantai dasarnya terdapat banyak ruang dengan fungsi yang berbeda. Kemudian di lantai dua ada 4 kamar, sedangkan di lantai tiga ada 5 kamar.

Seorang pekerja di Toko Merah, Saipullah, sudah bekerja di tempat ini kurang lebih 20 tahun. Tak heran, hal-hal mistis dan di luar nalar menjadi makanan sehari-harinya.

Salah satunya adalah kejadian saat seorang wisatawan yang tengah mengabadikan interior bangunan tersebut.

“Tiba-tiba dia terjatuh dan berteriak-teriak aneh, tidak pakai Bahasa Indonesia, entah bahasa apa. Ternyata dia kerasukan, orang-orang pun berdatangan. Setelah diobati, dia bilang ketika hendak memotret gedung, ada sosok bukan manusia yang masuk ke bingkai foto kameranya,” kata Saipullah, seperti dikutip dari akun TikTok @kreativv_id.

Peristiwa aneh itu bisa terjadi kapan saja, bahkan tak mengenal waktu. Bisa saja pada malam, pagi, bahkan siang hari.

Selain orang kesurupan, kerap pula terdengar suara langkah prajurit, penampakan Nona Belanda mengenakan gaun, suara jeritan perempuan yang terus meminta tolong, serta banyak burung bertebangan entah dari mana datangnya.

Sekadar informasi, bangunan berwarna serba merah ini dibangun pada 1730 sebagai kediaman Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Gustaaf Willem Baron van Imhoff yang menjabat pada periode 1743 hingga 1750.

Setelah itu, bangunan ini beberapa kali berubah kepemilikannya. Bangunan ini telah menjadi kediaman beberapa Gubernur Jenderal lainnya, yakni Jacob Mossel (1750-1761), Petrus Albertus van der Parra (1761-1775), Reinier de Klerk (1777-1780), Nicolaas Hartingh, dan Baron von Hohendorff.

Pada 1786-1808, bangunan ini diubah menjadi hotel. Untuk menambah fasilitas hotel, manajer hotel pada saat itu membangun garasi kereta kuda dan kandang yang dapat menampung delapan kereta kuda dan enam belas kuda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini