Share

Liburan ke Luar Negeri Pertama Kali Berujung Miris, Koper Wanita Ini Hilang 3 Pekan

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Selasa 26 Juli 2022 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 549 2635706 liburan-ke-luar-negeri-pertama-kali-berujung-miris-koper-wanita-ini-hilang-3-pekan-nNQfTFLkfb.jpg Ilustrasi bandara (dok. Freepik)

NIAT liburan ke luar negeri untuk senang-senang, seorang wanita justru kehilangan kopernya selama tiga pekan.

Melansir Stuff NZ, kondisi miris itu berawal saat Sophia Thomas bersama dengan pacarnya, Bailey Riggs pergi liburan ke Auckland, Selandia Baru.

Perjalanan ini merupakan pengalaman pertama pertama Sophia pergi liburan ke luar negeri.

Mereka berangkat dari Perth menggunakan maskapai Jetstar pada Minggu 3 Juli 2022.

infografis

Kemudian, Sophia tiba di Auckland dengan selamat, sayangnya koper Sophia justru hilang.

"Kami pergi ke counter dan bertanya, 'Dimana tas saya?'. Mereka bilang, 'Kami tidak tahu. Sama sekali tidak tahu'. Mereka lalu memberi kami nomer referensi dan berjanji akan menghubungi bila koper itu sudah ada," terang Sophia.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

Sayangnya, janji tinggallah janji. Hari berganti hari, koper Sophia tak kunjung kembali.

Sophia bahkan harus belanja baju karena pakaiannya berada di koper semua. Total dia menghabiskan uang lebih dari NZ$ 500 (setara Rp4,6 juta) untuk belanja baju.

Hingga 19 Juli lalu, sekitar 16 hari setelah Sophia tiba di Selandia Baru, koper gadis itu belum ketahuan di mana rimbanya.

Di hari yang sama, pihak bandara Auckland menelepon Sophia dan mengabari bahwa kopernya ada di bandara itu dan sudah bisa diambil.

"Kami langsung bilang, 'tapi kami sedang berada di Queenstown'. Mereka bilang, 'Tidak masalah, kami akan kirimkan kopernya ke Queenstown'," kisah Sophia.

Pihak bandara Auckland berjanji koper itu sudah sampai di Queenstown keesokan harinya. Sophia dan Bailey sendiri dijadwalkan kembali ke Perth pada Kamis 21 Juli 2022 kemarin.

Namun begitu pasangan itu sampai di bandara Queenstown, pihak bandara menyebut koper itu masih ada di Auckland.

Saking frustasinya, mereka sampai membuat 27 panggilan telepon ke petugas bandara agar koper Sophia itu dikirimkan saja kembali ke Perth. Namun setelah mereka sampai di Perth, koper Sophia ternyata masih saja ada di Auckland.

"Ini sudah tiga minggu dan kami sudah sangat frustasi. Mereka bilang koper akan dikirim ke Queenstown, tapi ternyata tidak. Mereka bilang koper akan dikirim ke Australia, tapi ternyata tidak. Saya sudah tidak percaya mereka lagi," ujar Sophia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini