Share

Warisan Budaya Kebanggaan Indonesia, Sandiaga Janji Kawal Reog Ponorogo hingga Diakui UNESCO

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 406 2638221 warisan-budaya-kebanggaan-indonesia-sandiaga-janji-kawal-reog-ponorogo-hingga-diakui-unesco-leOv2NNIiV.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno/Kanan (Foto: Dok. Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, perhelatan Festival Reog Ponorogo bisa menjadi event bertaraf internasional. Sehingga nantinya, dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan pelaku parekraf di Ponorogo dan sekitarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya, terhadap Pemerintah Daerah Ponorogo atas suksesnya mengantarkan Festival Reog Ponorogo 2022 masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022.

"Mudah-mudahan ini bisa ditingkatkan dan terus diperbaiki sehingga bisa menjadi event internasional di masa yang akan datang," kata Sandiaga dalam keterangan resminya saatmenghadiri acara Festival Reog Ponorogo 2022 di Alun-Alun Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam mendorong Festival Reog Ponorogo sebagai event international, Kemenparekraf memberikan dukungan untuk mendaftarkan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda yang diusulkan Indonesia ke UNESCO. Sekaligus mengajukan Ponorogo sebagai UNESCO Creative Cities Network.

"Tahun ini kita akan persiapkan Ponorogo menjadi bagian dari yang akan kita usulkan kepada UNESCO Creative Cities Network, setelah itu akan kita coba lagi agar reog juga bisa didorong sebagai warisan budaya tak benda,” ujarnya.

Reog Ponorogo Diklaim Malaysia

“Karena bagi kami kalau Ponorogo masuk UCCN ini luar biasa, karena penilaiannya sangat detail. Dan begitu masuk event-event, wisatawan mancanegara akan ke sini, terlebih karena ini bisa menjadi jaringan dari kota-kota kreatif UNESCO," tambahnya.

Lebih lanjut, Indonesia sendiri memiliki ribuan warisan budaya yang luar biasa, ada 1.239 warisan budaya tak benda, salah satunya seni pertunjukan reog, yang menjadi daya tarik wisata pembangkit ekonomi.

"Kita tentu tidak ingin jika kekayaan budaya kita diakui oleh bangsa lain. Karenanya saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut andil menjaga dan melestarikan Reog Ponorogo ini agar menjadi kebanggaan dan warisan budaya yang diakui oleh dunia," katanya.

"Tahun ini kita akan persiapkan Ponorogo menjadi bagian dari yang akan kita usulkan kepada UNESCO Creative Cities Network, setelah itu akan kita coba lagi agar reog juga bisa didorong sebagai warisan budaya tak benda. Karena bagi kami kalau Ponorogo masuk UCCN ini luar biasa, karena penilaiannya sangat detail. Dan begitu masuk event-event, wisatawan mancanegara akan ke sini, terlebih karena ini bisa menjadi jaringan dari kota-kota kreatif UNESCO," tuturnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Indonesia sendiri dikatakan Menparekraf memiliki ribuan warisan budaya yang luar biasa, ada 1.239 warisan budaya tak benda, salah satunya seni pertunjukan reog, yang menjadi daya tarik wisata pembangkit ekonomi.

"Kita tentu tidak ingin jika kekayaan budaya kita diakui oleh bangsa lain. Karenanya saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut andil menjaga dan melestarikan Reog Ponorogo ini agar menjadi kebanggaan dan warisan budaya yang diakui oleh dunia," katanya.

Festival Reog Ponorogo yang berlangsung sejak 25-29 Juli 2022 ini mendapatkan respons yang baik dari sanggar kesenian Reog di berbagai kota di Indonesia. Hal ini terbukti dengan banyaknya peserta festival yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain DKI Jakarta, Surabaya, Surakarta, Yogyakarta, Jember, Malang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Gresik, dan sebagainya.

Pertunjukan Reog memadukan tarian, keterampilan olah tubuh dan cerita Panji, yang terdiri dari penari, pengrawit (pemain musik), serta pengiring. Daya tarik utamanya adalah salah satu penari utama menggunakan topeng terbesar di dunia berbentuk kepala harimau (barongan) dipadu dengan sebuah mahkota terbuat dari bulu merak (Dhadhak Merak) yang berat keseluruhan kurang lebih 40 kilogram.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini