Share

Gitu Dong! Tempat Hiburan Malam di Makassar Tutup Hormati Tahun Baru Islam

Antara, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 406 2638231 gitu-dong-tempat-hiburan-malam-di-makassar-tutup-hormati-tahun-baru-islam-zvZucTw2UY.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KETUA Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM), Zulkarnain Ali Naru memastikan tempat hiburan di wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akan tutup selama satu hari demi menghormati peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1444 Hijriyah.

"Tahun Baru Islam akan jatuh pada hari Sabtu, 30 Juli 2022 dan demi menghargai Tahun Baru Islam itu, maka seluruh tempat hiburan di Makassar akan tutup sehari," ujarnya, dikutip dari Antara.

Menurutnya, dalam kaitan Tahun Islam 1444 Hijriyah bertepatan pada Sabtu, seluruh usaha hiburan di Kota Makassar diwajibkan menutup usahanya selama sehari, termasuk aktivitas hiburan yang ada pada hotel-hotel.

Penutupan tersebut lanjutnya, sesuai dengan Perda Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2011 dan penegasannya melalui Surat Edaran Walikota Makassar Nomor 556/317/S.Edar/Dispar/VII/2022.

"Untuk hal tersebut, kami imbau seluruh pengusaha dan pengelola usaha hiburan agar mentaati penutupan dimaksud. Sebaliknya, kami juga berharap agar tim Dinas Pariwisata bersama Satpol PP bisa melakukan pengawasan terkait penutupan tersebut," paparnya.

Dirinya berharap semua usaha hiburan yang ada di Makassar bisa menaati dan mematuhi aturan tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

"Kita harapkan semua teman-teman pengusaha bisa menaati dan mematuhi aturan penutupan yang telah ditetapkan berdasarkan Perda dan SE Wali Kota Makassar," kata Zulkarnain.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem yang dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa penutupan dalam kaitan Tahun Baru Islam tersebut sudah sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2011.

"Untuk pengawasannya, tim kami jelas akan turun melakukan pemantauan dan akan menindak tegas apabila ada usaha yang mencoba melanggar aturan main yang telah ditetapkan, dalam Perda tersebut. Termasuk aktivitas hiburan yang ada pada usaha hotel dan sejenisnya," sebut Roem.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini