Share

1.000 Penerbangan Lufthansa Batal Gara-gara Pegawai Mogok Massal, Ini Faktanya

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 406 2638336 1-000-penerbangan-lufthansa-batal-gara-gara-pegawai-mogok-massal-ini-faktanya-3449OI7iER.jpg Ilustrasi pesawat (dok. Freepik)

SEJUMLAH staf Lufthansa di Jerman melakukan mogok kerja pada Rabu pagi, 27 Juli 2022. Hal ini lantas menyebabkan 1.000 penerbangan lebih dibatalkan.

Melansir Euro News, Serikat pekerja Verdi menyerukan pemogokan, yang berlangsung hingga pukul 6 pagi pada Kamis, 28 Juli 2022.

Pemogokan dilakukan karena pegawai meminta kenaikan gaji sekitar 9,5 persen untuk sekitar 20.000 pekerja.

Tak hanya itu, serikat pekerja juga memperingatkan bahwa lebih banyak aksi yang mungkin akan terjadi.

infografis

Pemogokan telah menyebabkan Lufthansa membatalkan hampir semua penerbangan di hub Frankfurt dan Munich pada Rabu. Hal ini menambah gangguan selama perjalanan di musim panas yang sibuk.

Pemogokan dan kekurangan staf telah memaksa maskapai penerbangan termasuk Lufthansa membatalkan ribuan penerbangan dan menyebabkan antrean berjam-jam di bandara-bandara utama.

Akibatnya wisatawan yang ingin bepergian setelah lockdown COVID-19 menjadi frustasi.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Diego Lambiase, yang sedang dalam perjalanan dari Afrika ke Paris, terdampar di Frankfurt pada Rabu ketika penerbangan selanjutnya dibatalkan.

"Mereka mengatakan tiket saya akan dipesan ulang besok, tetapi tidak ada seorang pun di sini ketika kami tiba untuk mengatakan apa yang harus dilakukan, ke mana harus pergi, di mana kami akan tidur," terangnya.

"Kami mencari beberapa staf Lufthansa, tetapi ketika kami bertanya, kami diberitahu bahwa akan sangat sulit untuk menemukan seseorang dari Lufthansa hari ini di bandara. Jadi kami tidak tahu harus berbuat apa," sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Lufthansa mengaku telah menawarkan kenaikan upah €150 per bulan untuk sisa tahun ini dan €100 lagi di awal 2023, ditambah peningkatan 2 persen dari pertengahan 2023 tergantung pada keuangan perusahaan.

Tetapi, Verdi menolak tawaran itu, dengan mengatakan jumlahnya tidak cukup untuk mengimbangi melonjaknya inflasi, yang mencapai 8,2 persen di Jerman pada Juni.

Verdi dan Lufthansa telah mengadakan dua pertemuan untuk negosiasi upah sejauh ini. Yang ketiga dijadwalkan pada 3 dan 4 Agustus.

"Jika Lufthansa keras kepala minggu depan dan tidak meningkatkan tawaran, kami akan mempertimbangkan konsekuensi lebih lanjut untuk tindakan industri. Mogok massal tidak akan dikesampingkan," kata Marvin Reschinsky dari Verdi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini