Share

Mengenang Perang Uhud di Masjid Sayid Al-Syuhada, Landmark Bersejarah di Madinah

Nurul Fitriyah, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 31 408 2639574 mengenang-perang-uhud-di-masjid-sayid-al-syuhada-landmark-bersejarah-di-madinah-oN1wfTCRnE.jpg Masjid Sayid Al-Syuhada di Jabal Uhud, Madinah (Foto SPA via Arab News)

MASJID Sayid Al-Syuhada di Madinah adalah situs penting dalam sejarah Islam karena menceritakan kisah Perang Uhud, yang terjadi pada tahun ketiga Hijriah.

Letaknya juga bersebelahan dengan makam 70 syuhada sahabat Nabi Muhammad SAW, sekitar 3 kilometer dari alun-alun utara Masjid Nabawi.

 BACA JUGA: Arab Saudi Akan Bangun Gedung Pencakar Langit, Terbuat dari Kaca Cermin Loh

Masjid Syuhada selesai dibangun pada April 2017 dan menampilkan gaya arsitektur yang unik. Ini mencakup area seluas 54.000 meter persegi dan dapat menampung hingga 15.000 jamaah. Layanan dan fasilitas pendukung dapat ditemukan di luar situs.

Melansir dari Arab News, Senin (1/8/2022), Masjid Syuhada menghadap Gunung Rumat atau dikenal juga Bukit Pemanah, sebuah bukit kecil yang terletak di sebelah barat Gunung Uhud.

 Ilustrasi

Makam Syuhada Uhud (Okezone.com)

Alun-Alun Uhud beserta landmark yang ada di dalamnya, dapat dilihat dari atas bukit.

Sumber sejarah mengatakan bahwa tentara suku Quraisy dan sekutunya pergi ke Madinah untuk membunuh umat Islam dan membalas mereka yang tewas dalam Perang Badar, yang terjadi pada tahun kedua Hijriah.

 BACA JUGA:Lestarikan Warisan Islam, Peran Museum Madinah Dipuji

Pasukan Muslim menghadapi mereka. Nabi Muhammad mengerahkan sekelompok pemanah di Gunung Rumat. Dia memerintahkan pemanah untuk tetap di pos mereka kecuali disuruh bergerak.

Ketika para penyerang mulai melarikan diri dikejar pasukan Muslim, para pemanah mengira pertempuran telah berakhir dan mereka telah menang. Mereka turun gunung, mengabaikan perintah Nabi Muhammad.

Komandan penyerang, Khalid bin Al-Walid, yang belum masuk Islam, mengejutkan para pemanah yang turun, membunuh mereka, lalu menyerang Muslim lainnya.

Tujuh puluh sahabat Nabi terbunuh, termasuk pamannya Rasulullah, Hamzah bin Abdul Muthalib. Mereka dimakamkan di lokasi pertempuran di kaki Gunung Rumat.

 

Muslim dari berbagai negara masih menziarahi kuburan syuhada Uhud sampai hari ini, seperti yang pernah dilakukan Nabi Muhammad. Para jamaah juga naik gunung untuk mengamati lokasi pertempuran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini