Share

Geger Arkeolog Temukan Arca Diduga Lebih Tua dari Majapahit di Situs Gondang Trenggalek

Antara, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 01 406 2639798 geger-arkeolog-temukan-arca-diduga-lebih-tua-dari-majapahit-di-situs-gondang-trenggalek-bYyFYE3DQV.JPG Temuan arca dan struktur bata kuno di Situs Gondang, Trenggalek, Jawa Timur (Foto: Dok. warga)

TIM arkeologi dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur menemukan tiga arca utuh dan struktur bangunan yang diperkirakan usianya lebih tua dari zaman Kerajaan Majapahit saat melakukan eskavasi di Situs Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Tiga arca yang diidentifikasi sebagai patung Agastya, Mahakala dan Apsari itu ditemukan saat tim eskavasi menggali area di sekitar Sitius Gondang, sejak Selasa, 26 Juli hingga Jumat, 29 Juli 2022.

"Tiga arca itu terdiri atas Agastya, Mahakala, dan Apsari. Tiga arca ini terbuat dari batu andesit, batu kapur dan ada juga dari terakota. Dengan temuan ini, total ada lima arca yang ditemukan di Situs Gondang, dua di antaranya pada 2018 lalu," kata Pamong Budaya Ahli Madya BPCB Jawa Timur, Mohammad Said.

Selain menemukan tiga buah arca, tim BPCB Jawa Timur juga menemukan struktur batu bata berukuran 6x6 meter. Dari analisa sementara, konstruksi itu diduga adalah kaki sebuah candi.

Bangunan itu diduga merupakan peninggalan sebelum era Kerajaan Majapahit. Analisis itu berdasarkan indikasi dari dimensi batu bata yang cukup besar.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

“Ukurannya candi adalah 6x6 meter. Kemudian lapisan batu dalam yang ditemukan sembilan lapis. Batu bata lumayan besar, kalau dilihat dari dimensinya berbeda dengan tinggalan Majapahit. Mungkin ini lebih tua," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto mengatakan, akan segera melakukan pembahasan terkait tindak lanjut temuan situs tersebut dan melaporkan temuan benda purbakala itu ke Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

“Kami akan segera melakukan pembahasan terkait tindak lanjut temuan situs ini dan melaporkannya ke pak bupati," kata Sunyoto.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini