Share

8 Permainan Tradisional untuk Lomba 17 Agustus, Masih Asyik Dimainkan hingga Sekarang Lho

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 07 Agustus 2022 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 406 2642908 8-permainan-tradisional-untuk-lomba-17-agustus-masih-asyik-dimainkan-hingga-sekarang-lho-jqqN1wIh8k.jpg Panjat pinang (Shutterstock)

MOMEN perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia biasanya selalu dimeriahkan dengan beragam permainan tradisional seperti panjat pinang, balap karung, tarik tambang, dan lainnya. Ini bagian dari melestarikan warisan budaya bangsa.

Sebagai negara besar dengan penuh keragaman, Indonesia memiliki banyak tradisi, budaya, hingga permainan tradisional. Sayangnya banyak anak-anak kini mulai melupakan permainan tradisional, karena lebih suka bermain gadget.

Agar tak hilang dimakan zaman, permainan tradisional harus diberi ruang. Salah satu pada momen perayaan HUT RI perlu juga ditampil permainan tradisional, untuk merawat warisan budaya sekaligus membakar semangat nasional.

 BACA JUGA:5 Tradisi Cari Jodoh Terunik di Indonesia, Bertarung dengan Tangan Kosong hingga Ciuman Massal

Biasanya lomba permainan tradisional 17 Agustus digelar di banyak tempat mulai tingkat RW atau kampung hingga kecamatan bahkan provinsi. Lomba biasanya lebih menonjolkan keseruan dan semangat kebersamaan, daripada mengejar hadiah semata.

Menjelang perayaan HUT Ke-77 RI, mari melihat kembali 8 permainan tradisional yang sering diadakan saat 17 Agustus dan masih asyik dimainkan sampai sekarang.

1. Balap Kelereng

Balap kelereng hampir tak pernah absen tiap 17 Agustus tiba. Dimainkan oleh perorangan maupun kelompok. Permainannya adalah membawa sebutir kelereng dengan sendok pakai mulut.

Jika dengan kelompok biasanya dilakukan seacara estafet. Siapa yang bisa mempertahankan kelereng tanpa jatuh dan sampai duluan di garis finish, maka itulah pemenangnya.

2. Balap Bakiak

Anda sudah tidak asing lagi bukan dengan bakiak, yakni alas kaki berupa sandal yang terbuat dari kayu, dan karet sebagai capitan kakinya.

 ilustrasi

Lomba bakiak

Ukurannya bermacam-macam, salah satunya bakiak yang digunakan saat lomba 17-an yang bentuknya panjang dan bisa dipakai lebih dari satu orang.

Dalam permainan ini setiap kelompok akan mengutamakan kekompakan, yakni untuk mencapai finish. Jika ada kesalahan sedikit saja, maka yang terjatuh bukan hanya satu orang, tapi semuanya.

3. Lomba Makan Kerupuk

Camilan pendamping makanan ini, juga kerap dijadikan ajang lomba makan kerupuk. Di mana para pesertanya akan mencoba menghabiskannya dengan cara yang cukup sulit.

 BACA JUGA:7 Mitos Tanah Kuburan Paling Menyeramkan di Indonesia, Pelanggar Bisa Dihantui Arwah

Peserta lomba makan kerupuk ini, tangannya akan diikat kebelakang, sementara kerupuk akan digantung dengan jarak yang cukup tinggi. Bagi siapa saja yang berhasil berjuang menghabiskannya, maka dialah pemenangnya.

4. Memasukan Belut ke Botol

Perlombaan tradisional berikutnya adalah memasukan belut ke dalam botol. Tentunya itu tidak mudah bukan, karena hewan ini dikenal licin dan cukup lincah untuk meloloskan diri.

 

Oleh karenanya licin dan lincahnya beliut itu jadi tantangan tersendiri bagi peserta. Segigih apakah, agar dia bisa berhasil memasukan belut ke dalam botol.

5. Lomba Balap Karung

Lomba balap karung juga sangatlah identik dengan perlombaan di hari kemerdekaan, yaitu 17 Agustus. Permainan tradisional ini diadaptasi dari jaman kolonial, di mana masyarakat yang tak mampu menjadikan karung goni sebagai pakaian.

Kemudian seiring perkembangan zaman, pakaian itu akhirnya dijadikan perlombaan saat 17-an. Sebagai pengingat dan dimaknai sebagai bentuk perjuangan.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

6. Menggigit Koin

Permainan tradisional lainnya saat 17-an, yaitu menggigit koin. Lomba ini juga tak kalah seru, cara bermainnya yaitu dengan menempelkan koin di buah-buahan seperti semangka atau melon. Kemudian buah dan koin itu akan diberi pelicin seperti minyak.

Peserta yang ikut permainan ini dilarang keras menggunakan tangannya sebagai bantuan, dan hanya memakai mulutnya saja untuk mengambil koin itu.

7.Tarik Tambang

Lomba tarik tambang juga jadi permainan tradisional yang kerap dimainkan saat 17-an. Lomba ini dimainkan oleh dua tim dengan jumlah orang yang sama.

 ilustrasi

Kemudian kedua tim akan berusaha agar menarik tali, hingga lawan melewati batas tengah yang telah ditentukan.

8. Panjat Pinang

Nah permainan tradisional satu ini, tidak pernah absen ketika perayaan 17 Agustus. Biasanya panjat pinang dijadikan puncak dari rangkaian perlombaan.

Lomba panjat pinang ini selalu menarik perhatian masyarakat, di mana sejumlah orang akan berebut mengambil hadiah di atas, dan yang paling puncak adalah mencabut bendera merah putih di puncak.

Namun untuk mengambilnya tentu saja tidak mudah, pohon pinang atau pohon lainnya akan diberi pelicin agar orang yang akan memanjatnya kesulitan.Tapi di sini bisa terlihat karakter seseorang, apakah ia akan berjuang sendiri atau secara kelompok, saling bahu membahu untuk mencapai puncak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini