Share

Wellness Tourism Kunci Pemulihan Parekraf Indonesia, Ciptakan 1,3 Juta Lapangan Kerja Baru

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 406 2642914 wellness-tourism-kunci-pemulihan-parekraf-indonesia-ciptakan-1-3-juta-lapangan-kerja-baru-MPKtZxfP2e.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa wellness tourism atau wisata kebugaran menjadi kunci dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif secara nasional bahkan global.

Sandiaga juga menyebutkan, dalam dua tahun terakhir dunia menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang luar biasa. Industri pariwisata dan ekonomi kreatif pun mengalami keterpurukkan. Namun di sisi lain, isu kesehatan menjadi gaya hidup baru yang berdampak pada peningkatan perjalanan wisata khususnya wellness tourism.

 BACA JUGA:Janji Bikin Event Internasional Islamic Tourism di Aceh, Sandiaga: Setingkat Lagi Kita Ungguli Malaysia

“Saya yakin industri yang tahan terhadap krisis adalah industri wellness, terutama setelah pandemi health becomes the priority of everybody, the people priorities health and preventive and promotive now is becoming unstoppable trend,” katanya saat membuka acara ‘International Wellness Tourism Conference and Festival (IWTCF) 2022’ yang ditandai dengan pemukulan gamelan di Hotel Alila Solo, Kamis 5 Agustus 2022.

Lebih lanjut, kata Sandiaga bahwa industri pariwisata saat ini ingin, agar sehat itu dengan mencegah dan mempromosikan gaya hidup sehat. Serta wellness tourism ini menjadi kunci pemulihan pariwisata nasional dan global.

 

Sandiaga bilang, fenomena menguatnya kepedulian pada kesehatan setelah pandemi membuktikan bahwa produk wellness tourism menjadi salah satu industri yang tangguh, inklusif, dan responsif terhadap krisis. Indonesia sendiri memiliki potensi pasar yang besar untuk wisata kebugaran global.

Berdasarkan Global Wellness Institute (2017), Indonesia menempati peringkat ke-17 sebagai pasar tujuan wisata kebugaran, dan merupakan pasar terbesar kedua di wilayah Asia Tenggara yang menciptakan 1,31 juta tenaga kerja.

“Indonesia ada di peringkat ke-17 sebagai pasar tujuan wisata kebugaran. Mestinya kita ada di top five global. Ini PR (pekerjaan rumah) yang sangat besar, karena ternyata wellness tourism ini menciptakan 1,3 juta lapangan kerja yang baru dan berkualitas,” ujarnya.

Oleh karenanya Kemenparekraf menghadirkan ajang IWTCF 2022. Selain sebagai salah satu side event KTT G20, juga sebagai sarana promosi, showcasing produk kreatif, dan destinasi wellness di Indonesia agar lebih dikenal masyarakat secara global, serta konferensi untuk mengumpulkan ide dan gagasan yang akan menjadi Rencana Aksi Nasional 2022-2026.

Tema yang diangkat juga sesuai dengan situasi pariwisata global saat ini yakni “Sustainability Strategy for the Recovery and Growth of World Tourism through Wellness Tourism for All”.

“Intinya wellness tourism for recovery, bahwa kita akan mendiskusikan isu-isu terkini, kita akan promosikan dan showcasing produk kreatif. Karena wellness tourism ini is about democratize health, kesehatan bisa di dukung bukan hanya oleh rumah sakit besar tapi juga UMKM. Inilah konsep dari pada wellness tourism dan kita akan memfasilitasi networking and business matching,” katanya.

Sandiaga mengharapkan ide-ide yang terhimpun dalam konferensi tersebut akan menjadi rencana aksi nasional 2022-2026 tentang wellness tourism. Serta saat ini harus menggunakan kesempatan itu untuk menghimpun pemerintah, sektor swasta, asosiasi terkait, media, serta akademisi untuk memajukkan wellness tourism.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini