Share

Dear Traveler, Ini 3 Alasan Terbesar Mengapa Dilarang Pakai Sandal Jepit saat Naik Pesawat

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Rabu 10 Agustus 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 406 2644587 dear-traveler-ini-3-alasan-terbesar-mengapa-dilarang-pakai-sandal-jepit-saat-naik-pesawat-mKxiN5AILu.JPG Ilustrasi (Foto: cloudfront.net)

3 ALASAN terbesar mengapa dilarang pakai sandal jepit saat naik pesawat ini perlu traveler ketahui. Dalam sebuah perjalanan setiap orang memiliki gaya busana masing-masing dengan kenyamanan pribadi.

Tak jarang ditemui baik di bandara, stasiun, dan terminal ada yang memakai sepatu, sepatu berhak tinggi untuk wanita, hingga sandal dengan segala bentuk. Namun tahukah kamu, jika naik pesawat tak diperkenankan untuk menggunakan sandal jepit.

Lantas, apa alasan terbesar tidak boleh pakai sandal jepit saat naik pesawat? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan Okezone berikut ini.

Dikutip dari Who to Never Wear, pramugari American Airlines, Andrea Fischbach mengungkapkan, ada 3 alasan mengapa tidak disarankan menggunakan sandal jepit saat penerbangan.

Menghambat proses evakuasi

Fischbach mengungkapkan bahwa faktor keamanan menjadi hal penting saat penerbangan. Alas kaki seperti sandal jepit tidak diperkenankan lantaran bisa menyulitkan situasi evakuasi pesawat saat keadaan darurat. Bagaimana tidak, proses evakuasi harus dilakukan secara cepat dan sandal jepit berpotensi menghambat.

Tak hanya sandal jepit, sepatu berhak tinggi juga tidak disarankan untuk dikenakan di pesawat. Selain berpotensi menghambat proses evakuasi, hak tinggi juga berisiko merusak pintu keluar darurat atau orang lain.

Infografis Perilaku Penumpang Pesawat

Bahkan, jika saat proses evakuasi sudah mengeluarkan alat luncur, penumpang yang mengenakan sepatu hak tinggi diminta untuk melepas alas kakinya.

Tak melindungi kaki maksimal

Sandal jepit diketahui hanya melindungi kaki bagian atas, dan tak melindungi tempurung kaki. Mengenakan sandal jepit berarti membiarkan bagian tertentu kaki terekspos.

Saat dalam penerbangan berdurasi panjang, penumpang rentan mengalami kedinginan atau kaki beku atau deep vein thrombosis (DVT).

Sandal jepit juga membuat kaki lebih rentan terkena cipratan cairan apapun, seperti saat ke toilet atau terkena tumpahan cairan lainnya.

Sejalan dengan hal itu, pakar perjalanan profesional, Shawn Richards juga mengatakan bahwa dalam situasi darurat, serpihan yang ada di sekitar dapat melukai kaki jika mengenakan sandal jepit.

Tidak praktis

Sandal jepit memang tampak memberikan kenyamanan. Hanya saja, mengenakan sandal jepit saat penerbangan dinilai tidak praktis.

Sebab, dalam keadaan tertentu di bandara seperti penumpang hampir tertinggal pesawat, berlari menggunakan sandal jepit dari satu gate ke gate lainnya bisa memperlambat dan menimbulkan risiko terjatuh.

Bahkan, Fischbach, selaku awak kabin juga mengganti sepatunya sepanjang perjalanan lantaran memakai sepatu hak tinggi dalam waktu lama sangatlah tidak nyaman.

Infografis Pramugari

Sejalan dengan hal itu, pilot internasional dan penulis Behind the Flight Deck Door, Brett Manders, kepada BestLife mengungkapkan bahwa sebagian besar awak kabin mengenakan sepatu datar (flat shoes) atau sepatu hak rendah.

Selain lantaran masalah kenyamanan, mengenakan sepatu datar juga membantu mereka menjaga keseimbangan ketika terjadi turbulensi.

Demikian 3 alasan terbesar mengapa tidak boleh pakai sandal jepit saat naik pesawat yang harus diketahui para traveler.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini