Share

Wisatawan Medan Jatuh ke Jurang Tebing Sedalam 20 Meter di Aceh, Begini Nasibnya

Anya Azalia Faustina, Jurnalis · Selasa 09 Agustus 2022 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 406 2644941 wisatawan-medan-jatuh-ke-jurang-tebing-sedalam-20-meter-di-aceh-begini-nasibnya-54C2oR2Vss.jpg Tim SAR mengevakuasi wisatawan asal Medan yang jatuh di jurang Tebing Lange, Aceh Besar (ANTARA)

TIM Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh mengevakuasi seorang wisatawan asal Medan, Sumatera Utara, setelah terjatuh ke jurang tebing sedalam 20 meter di Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Selasa (9/8/2022), mengatakan bahwa korban atas nama Roni, berusia 26 tahun, warga Medan.

 BACA JUGA:4 Gunung Terpendek di Dunia, Nomor 2 Tingginya Tak Sampai Semeter

"Korban dievakuasi dalam kondisi selamat dengan kaki cedera dan pendarahan di kepala. Lokasi kejadian berada di Tebing Lange, Gampong Lamlhom, Kecamatan Lhoknga, kabupaten Aceh Besar," kata Ibnu Harris Al Hussain seperti dilansir dari ANTARA.

 

Ibnu Harris Al Hussain mengatakan operasi SAR dilakukan berawal dari informasi korban berwisata seorang diri ke Tebing Lange pada Senin 8 Agustus 2022 sekira pukul 15.15 WIB.

 BACA JUGA:Kecelakaan saat Naik Gunung Rinjani, Wanita China Harus Dievakuasi

Kemudian, korban dilaporkan terpeleset dan jatuh dari tebing ke jurang sedalam 20 meter. Kejadian tersebut mengakibatkan kaki kirinya terkilir dan pendarahan kepala akibat terbentur bebatuan tebing.

"Dari informasi tersebut, Basarnas mengerahkan tim SAR untuk mengevakuasi korban. Satu jam kemudian, tim tiba di kaki Bukit Glee Irah dan melanjutkan pendakian menuju tebing tempat korban terjatuh," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Setelah melakukan pendakian lebih dari dua jam, tim SAR menemukan korban. Saat itu, korban terbaring di sisi tebing. Selanjutnya tim melakukan pertolongan pertama terhadap korban sebelum dievakuasi.

 ilustrasi

"Korban dievakuasi ke kaki Bukit Glee Irah. Selanjutnya korban dibawa menuju Rumah Sakit Zainoel Abidin di Banda Aceh menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut," kata Ibnu Harris Al Hussain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini