Share

Jelajahi Pesona Watu Paris Gunungkidul, Tawarkan Eksotisme Mentari Tenggelam

Erfan Erlin, Jurnalis · Rabu 10 Agustus 2022 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 408 2644465 jelajahi-pesona-watu-paris-gunungkidul-tawarkan-eksotisme-mentari-tenggelam-uCMdb0YuqV.jpg Pesona Watu Paris di Gunungkidul (dok MPI/Erfan Erlin)

INDUSTRI pariwisata di DIY khususnya di Kabupaten Gunungkidul terus menggeliat. Jumlah wisatawan yang datang terus meningkat seiring hadirnya berbagai destinasi buatan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Salah satu diantaranya adalah spot baru menikmati sunset bernama Watu Paris. Spot baru yang berada di Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul ini mulai menarik wisatawan untuk berkunjung ke tempat tersebut.

“Kami sengaja mengemas sesuatu yang berbeda dengan destinasi yang lain agar tidak membosankan,” kata pemilik Watu Paris, Sutrisno Riyanto.

infografis

Objek wisata ini dikembangkan seiring pembangunan jalan lintas selatan (JJLS). Banyak investor yang tertarik mengembangkan industri pariwisata ini. Gunungkidul bahkan menjadi magnet untuk pengembangan pariwisata di DIY, karena memiliki eksotisme pemandangan alam laut lepas.

Tak hanya itu pengunjung juga bisa melihat pemandangan laut lepas dari ketinggian. Bahkan di lokasi ini sejumlah bangunan menyerupai rumah namun dalam kondisi terbalik. Hal ini menjadi sensasi tersendiri yang menarik wisatawan untuk datang.

"Kami mengembangkan dengan Filosofi Semar sebagai Dewa dari khayangan yang kemudian memilih tinggal di Bumi menjadi guru dan penasihat para kesatria," ujar dia.

Sutrisno menyampaikan, banyak ragam wahana yang disediakan untuk menikmati sunset di Watu Paris. Mulai dari gardu pandang tiga lantai, coffe shop, kursi gantung, gazebo, tempat nongkrong terbuka dan beberapa spot foto lainnya.

Selama soft opening, Senin-Jumat gratis. Saat weekend retribusi masuk Rp10.000 dapat air mineral. Selain spot foto, pihaknya juga menyediakan ruang meeting dengan kapasitas 30 orang yang menjadi bagian dari bangunan gardu pandang model rooftop.

"Kemungkinan kami akan dirikan homestay, dengan tarif yang terjangkau. Nanti kami rencanakan juga bikin kolam renang," ujar Sutrisno.

Menurut Sutrisno, menikmati senja di Watu Paris semakin betah dengan sajian menu kuliner yang beragam, mulai dari sayur lodeh, tempe dan ayam bacem, aneka steak serta katsu.

Sementara di Coffe shop juga menyajikan aneka minuman, antara lain teh, aneka wedang jahe, espresso, havana latte, cokelat, susu caramel, saparella yang harganya cukup terjangkau.

Watu Paris yang berada pada lahan 9.000 meter persegi ini belakangan semakin dikenal wisatawan. Setiap weekend ratusan pengunjung betah berlama-lama menikmati sore di kawasan ini untuk mengincar momentum sunset.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini