Share

Terpeleset saat Mendaki Gunung Rinjani, Turis China Cedera Serius hingga Tak Bisa Jalan

Antara, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 406 2645174 terpeleset-saat-mendaki-gunung-rinjani-turis-china-cedera-serius-hingga-tak-bisa-jalan-TsD9Mg8LFC.JPG Tim mengevakuasi turis asal China yang terpeleset saat mendaki Gunung Rinjani (Foto: BTNGR)

SEORANG wisatawan perempuan asal China Hui Ki Ki (36) mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil dievakuasi turun gunung dalam keadaan selamat pada Selasa, pukul 03.30 Wita.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Dedy Asriady, menjelaskan wisatawan asing tersebut terpeleset jatuh saat melintas turun dari arah Plawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak di sekitar kilometer 10 jalur pendakian Gunung Rinjani.

"Petugas mendapat laporan dari salah satu trekking organizer (TO) bahwa tamunya mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan korban mengalami sakit pada kedua lutut dan tidak bisa berjalan," katanya, mengutip Antara.

Ia mengatakan pramuantar (porter) dan pemandu wisata (guide) yang bersama wisatawan tersebut menggendong korban, sehingga bisa sampai di area perkemahan Danau Segara Anak.

Infografis 5 Gunung Jawa Barat Favorit Pendaki

BTNGR Resor Sembalun yang mendapatkan laporan kemudian mengerahkan tim evakuasi yang terdiri atas 10 porter dan dua tenaga medis. Mereka bergerak menuju lokasi korban (area camp Danau Segara Anak).

Tiba di lokasi, lanjut Dedy, tim evakuasi langsung melakukan observasi serta penanganan medis terhadap kondisi korban. Setelah itu, bergerak membawa korban turun gunung menggunakan tandu.

"Tim evakuasi bersama korban tiba di batas kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dalam keadaan selamat pada pada Selasa dini hari," ujarnya.

Sebelumnya, Morina Nurhayati (32), pendaki asal Pulogadung Jakarta, juga mengalami kecelakaan saat melakukan pendakian pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

Korban terpeleset di jalur pendakian Torean, Senaru, Kabupaten Lombok Utara, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan. Korban berhasil dievakuasi dengann selamat pada Minggu, 7 Agustus 2022.

Kepada para wisatawan diimbau untuk selalu berhati-hati dalam melakukan pendakian. Perhatikan kondisi fisik dan beristirahat sejenak untuk memulihkan stamina baru kemudian melanjutkan perjalanan kembali.

"Jangan memaksakan diri jika lelah untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," kata Dedy.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini