Share

Festival Pacak Sepuran Kuloprogro Kembali Digelar, Begini Keseruannya

Kuntadi, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 406 2645179 festival-pacak-sepuran-kuloprogro-kembali-digelar-begini-keseruannya-BUgEb2SsdQ.jpg Festival Pacak Sepuran (dok MPI/Kuntadi)

DINAS Pariwisata Kabupaten Kulonprogo menggelar Festival Pacak Sepuran 2022. Ini merupakan tahun kedua untuk menciptakan destinasi baru di sepanjang jalur kereta api di Kulonprogo.

Festival ini dilaksanakan di 14 kelurahan dan satu kelurahan yang dilalui jalur kereta api.

Setiap kalurahan menghias dan menghadirkan beberapa ornamen seni dan budaya.

Hasilnya warga mampu menciptakan ruang publik yang bisa difungsikan sebagai destinasi wisata.

infografis

“Kegiatannya memperindah sepanjang kanan dan kiri rel KA. Bedanya, tahun ini lebih difokuskan untuk menciptakan ruang publik baru,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito.

Menurutnya, selama ini banyak jalur kereta yang kotor dan tidak terawat. Namun dengan lomba ini semuanya menjadi bersih dan lebih tertata. Sejumlah penumpang kereta juga terhibur dan menikmati karya masyarakat Kulonprogo.

“Kalau tahun kemarin temanya wayang, tahun ini lebih menciptakan ruang publik sebagai destinasi baru,” ujarnya.

Penilaian festival ini tidak hanya sebatas tampilan semata, tetapi juga imbas kehadiran ruang publik itu kepada masyarakat sekitar. Diharapkan program ini akan berkesinambungan dan diteruskan pada hari-hari yang akan datang.

“Penilaian tidak hanya pada siang hari, namun juga malam kami kunjungi karena banyak yang didesain untuk malam hari,” ujarnya.

Nantinya, tim juri juga akan diajak untuk naik kereta Bandara YIA. Mereka akan melihat dan menilai keindahan dari dalam kereta, sehingga dari atas kereta api kita bisa melihat seberapa kuat karya-karya itu.

Salah satu dewan juri, Sumbo Tinarbuko mengatakan, ada tiga unsur yang menjadi kriteria penilaian. Yakni untuk estetika, kreatifitas dan dampak ekonomi masyarakat sekitar.

"Yang ditekankan, bagaimana dampak ekonomi yang muncul dengan hadirnya ruang publik baru. Mampukah meningkatkan ekonomi atau bahasa kerennya adalah ekonomi bergerak," ujarnya.

Sumbo berharap festival seperti ini bisa menginspirasi daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa. Setidaknya dengan ditampilkannya ornamen seni dan terciptanya ruang publik baru dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini