Share

Heroik! Kisah Pramugari Cantik Tewas Setelah Menyelamatkan Nyawa 359 Penumpang

Cita Zenitha, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 406 2645371 heroik-kisah-pramugari-cantik-tewas-setelah-menyelamatkan-nyawa-359-penumpang-zPIv4jlrsX.jpg Neerja Bhanot (News.com.au)

KISAH pramugari cantik tewas setelah menyelamatkan nyawa 359 penumpang. Namanya Neerja Bhanot asal India. Ia tewas setelah menjadi pahlawan bagi banyak orang saat pesawat diawakinya dibajak oleh sekelompok teroris.

Peristiwa tragis terjadi 35 tahun lalu. Neerja Bhanot saat itu berusia 23 tahun dan sudah menjadi pramugari sejak 1985.

Dalam sebuah penerbangan pada 5 September 1986, Neerja menjadi awak kabin senior dalam pesawat Pan Am yang terbang dari India menuju Amerika Serikat.

 BACA JUGA:15 Pramugari Bergaji Tertinggi, Sampai 2 Digit Per Bulan

Pesawat kemudian transit di Bandara Karachi, Pakistan. Di luar dugaan, pesawat itu kemudian dibajak oleh kelompok teroris Abu Nidal setelah mendarat selama 40 menit. Mereka ingin membebaskan tahanan Palestina di Siprus dan Israel.

Kelompok Abu Nidal Cs memasuki kabin pesawat dengan menyamar sebagai petugas bandara. Mereka kemudian masuk ke kokpit. Pilot, kopilot, dan teknisi pesawat pun kabur.

 ilustrasi

Para pembajak tak bisa menerbangkan pesawat. Mereka akhirnya menyandera seluruh awak pesawat termasuk 359 penumpang. Pesawat tetap berada di landasan bandara.

Neerja diminta untuk mengumpulkan paspor seluruh penumpang supaya para pembajak bisa mengidentifikasi penumpang Amerika. Sebelumnya seorang warga Amerika sudah dibunuh pelaku dan jasadnya dilempar ke landasan.

 BACA JUGA:Kisah Mantan Pramugari Jatuh Cinta dengan ODGJ, Berhenti Kerja demi Aksi Mulia

Neerja kemudian mengumpulkan paspor penumpang. Tapi, demi ia menyembunyikan paspor 41 penumpang asal Amerika dan membuangnya ke tempat sampah. Mereka akhirnya selamat dari sasaran pembunuhan.

"Aku masih tak percaya ia bisa melakukan hal itu, jika para pembajak itu mengetahuinya, niscaya mereka akan membunuhnya seketika itu," kata Sekhar Mitra, seorang penumpang yang kepada Cincinnati Enquirer.

Penyanderaan itu berlangsung selama 17 jam, pembajak mulai melemparkan bom dan mengeluarkan tembakan. Neerja memasukan selebaran kertas diam-diam di antara lembaran majalah untuk penumpang yang duduk dekat pintu darurat.

Neerja menginstruksikan untuk membuka pintu dan membuka perosotan darurat supaya penumpang bisa selamat. Sebenarnya saat itu Neerja bisa saja menjadi orang yang keluar pertama dari pesawat. Tetapi ia justru memilih memadu penumpang keluar dari pesawat.

Neerja tewas tertembak setelah melindungi dua anak-anak. Berkat keberaniannya, 359 penumpang selamat. Kisahnya heroik Neerja yang sangat mengharukan tersebut diabadikan dalam sebuah film berjudul “Neerja”.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini