Share

5 Museum di Taiwan, Bisa Dikunjungi Bareng Keluarga

Vien Dimyati, Jurnalis · Sabtu 13 Agustus 2022 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 408 2646476 5-museum-di-taiwan-bisa-dikunjungi-bareng-keluarga-1HSrD6zid8.jpg Ilustrasi museum (freepik)

TAIWAN menjadi negara menakjubkan yang penuh dengan kehidupan dan budaya. Hal tersebut bisa terlihat dari banyaknya museum yang menarik untuk dieksplorasi, khususnya bagi para pencinta sejarah atau seni.

Deretan museum ini bisa membantu Anda lebih memahami tentang Taiwan. Bahkan, museum ini populer di kalangan wisatawan mancanegara dan penduduk lokal. Untuk membantu menikmati keindahan Taiwan, pemerintah setempat telah memberikan beberapa rekomendasi.

Rangkaian tempat wisata ini menawarkan beragam aktivitas dan keunikan masing-masing. Dari banyaknya museum yang ada di Taiwan, berikut lima museum yang bisa kamu kunjungi:

1. National Museum of Marine Biology & Aquarium

Terletak di Checheng, Pingtung, National Museum of Marine Life merupakan museum dan lembaga penelitian biologi kelautan terkemuka di Taiwan. Dengan luas 60 hektare, museum ini dibagi menjadi tiga bagian yakni Waters of Taiwan yang menampilkan hewan air asli Taiwan, dari perairan sekecil sungai hingga seluas laut lepas.

Selanjutnya Coral Kingdom yakni terowongan bawah air sepanjang 84 meter yang menyajikan beragam ekologi terumbu karang di Laut China Selatan. Terakhir adalah Waters of the World yang menampilkan ekologi laut purba, di mana bagian yang paling khas adalah jendela akrilik setinggi 10 meter dari Giant Kelp Tank, yang tertinggi di dunia.

Selain itu, penguin dari Kutub Selatan dan beluga dari Kutub Utara yang dibesarkan di museum ini sangat populer di kalangan pengunjung. Berbagai pameran, kegiatan pendidikan sains yang menyenangkan, dan wisata menginap membuat kunjungan yang penuh dengan pengetahuan dan sensasi ini menjadi eksplorasi yang menakjubkan.

infografis

2. Juming Museum

Ju Ming adalah master seni di Taiwan yang lahir di Tongxiao pada 1938 silam yang mendirikan museum bersejarah ini. Beliau adalah pemahat yang terlatih sebagai pengukir kayu, dan setelah membangun nama di Taiwan dan New York, pada 1987 membeli bangunan dan area sekelilingnya untuk dijadikan tempat penyimpanan koleksi seni pribadinya.

Pada 1999, museum seni luar ruang terbesar di Taiwan ini resmi dibuka. Selain menyajikan karya seni yang Indah, museum ini dikelilingi oleh hutan yang rimbun dan pemadanangan yang tak terbatas membuat museum ini semakin Indah.

Museum ini menyakikan karya indah dari seniman ini sendiri, Ju Ming, dari tahun 1987 hingga 1999. Ju Ming sendiri yang merancang, menemukan dan membangun museum seni ini. Pengalaman selama 50 tahun dalam dunia seni, Museum Juming ini layak untuk dikunjungi bagi pencinta seni saat berkunjung ke Taiwan.

3. Matsu Distillery

Pabrik Anggur Matsu atau Matsu Winey didirikan pada 1956. Terletak di bukit Niubeiling di Desa Fuxing, pabrik ini memiliki tiga jenis anggur yang paling populer yakni Anggur Daqu, Anggur Sorgum, dan Anggur Tua. Uniknya, Anggur Tua yang ada di pabrik ini harus disimpan terlebih dahulu selama dua tahun, sebelum dijual.

Saat mengunjungi tempat ini, wisatawan dapat melihat perjalanan waktu dari anggur khusus yang diproduksi selama era sejarah yang berbeda, anggur obat yang kini sudah tidak diproduksi lagi dan barang langka lainnya yang dipamerkan. Pengunjung juga dapat belajar tentang sejarah dari Pabrik Penyulingan Matsu melalui presentasi film dan barang-barang yang dipajang. Selain menikmati anggur yang berkualitas, para pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan pegunungan yang Indah.

4. Chiayi Art Museum

Museum Seni Chiayi adalah salah satu museum terbaik di Taiwan. Bangunan museum ini awalnya dibangun pada 1936 sebagai pabrik cabang Chiayi dari Biro Monopoli Tembakau dan Anggur Taiwan. Museum ini menawarkan kursus dan lokakarya tentang kaligrafi, lukisan tinta kuas, paper mache, ilustrasi, ikebana dengan sentuhan Taiwan.

Terletak di Distrik Timur, Kota Chiayi, Taiwan, Museum Seni Chiayi dimaksudkan untuk mendukung reputasi kota ini sebagai kota seni. Dibangun di sekitar komunitas kolektif, penataan bangunan dimaksudkan untuk menghadirkan ruang seni yang berorientasi pada masyarakat.

5. Lukang Tianhou Temple

Lukang Tianhou Temple adalah salah satu dari tiga situs bersejarah utama di Lukang. Pada Dinasti Ching, Jenderal Shi Lang membangun kuil pertama Dewi Laut di Taiwan. Patung di altar didatangkan dari Meizhou, China. Ada lebih dari 1 juta orang datang ke sini setiap tahun. Dengan asap dupa, wajah patung menjadi hitam, sehingga Dewi disebut juga Dewi berwajah hitam.

Kuil ini sangat agung dan khusyuk serta memiliki mural dan lukisan yang elegan. Di depan kuil ada kolam naga di taman kecil. Di bagian belakang kuil terdapat museum budaya Dewi Laut yang memperkenalkan sejarah Dewi dan peran Dewi dalam masyarakat. Benda-benda bersejarah yang dilestarikan di sini sangat berharga, seperti papan yang diukir oleh seorang kaisar dan pejabat Ching, foto-foto Kuil Meizhou, dan lain sebagainya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini