Share

Tiket Pesawat Mahal, Ini Saran Sandiaga ke Traveler yang Mau Liburan

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 15 Agustus 2022 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 406 2648400 tiket-pesawat-mahal-ini-saran-sandiaga-ke-traveler-yang-mau-liburan-rSi5uyhB0Q.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (MPI/Siska)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi terkait mahalnya harga tiket pesawat yang dikeluhkan masyarakat terutama wisatawan.

Menurut Sandiaga, Kementerian Perhubungan sudah menyetujui maskapai penerbangan menaikkan tarif maksimal 15 persen dari batas atas untuk pesawat jenis jet, dan 25 persen untuk jenis pesawat baling-baling.

 BACA JUGA:Harga Tiket Pesawat Australia-Bali Lebih Mahal dari ke Thailand, Wagub Cok Ace Bilang Begini

“Kelonggarannya bagi maskapai penerbangan jenis jet untuk menaikkan tarif hingga 15 persen karena ada kenaikan harga avtur (bahan bakar jet),” kata Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing di Gedung Satpa Pesona Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

 

Selain itu, ditambah dengan kondisi penerbangan yang terbatas. “Ini juga dipicu ketidaktersediaan penerbangan dan jumlah kursi yang terbatas,” ujarnya.

 BACA JUGA:Masyarakat Ngeluh Tiket Pesawat Mahal, ASITA: Maskapai Juga Perlu Survive

Bagi yang hendak liburan, dia menyarankan agar bijak dalam segi perencanaan. Sebab, industri pariwisata disebut akan pulih pada akhir tahun.

“Bagi yang mau berlibur, mari kita rencanakan dengan baik, karena kita akan pastikan bahwa pariwisata kita akan pulih di akhir tahun saat peak season, dan kenaikan ini kita bisa sikapi dengan paket-paket pariwisata yang lebih menarik, sehingga nanti secara keseluruhan liburan kita tidak memberatkan,” jelas Sandiaga Uno.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

Dia juga memprediksi pada liburan akhir tahun nanti akan ada 20 hingga 30 persen wisatawan domestik yang liburan menggunakan jalur darat.

“Jadi yang mau healing, benerin feeling, juga refreshing itu tidak kepalanya pening, kita pastikan agar liburan nanti tetap jadi pilihan utama. Walaupun banyak wisatawan domestik nanti kurang lebih 20-30 persen menggunakan jalan darat,” kata dia.

Ilustrasi

Sebelumnya Kemenhub mengeluarkan izin kepada maskapai untuk menaikkan harga tiket paling tinggi 15 persen dari tarif batas atas untuk pesawat jet, dan 25 persen bagi pesawat jenis proppeller atau baling-baling.

Izin ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 142 Tahun 2022 tentang Besaran Biaya Tambahan (Surcharge) Yang Disebabkan Adanya Fluktuasi Bahan Bakar (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini