Share

Begini Cara Buang Hajat di Gunung Denali, Pakai Plastik Khusus dan Wajib Dibawa Pulang!

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 549 2647910 begini-cara-buang-hajat-di-gunung-denali-pakai-plastik-khusus-dan-wajib-dibawa-pulang-Qw3j2PLOHR.JPG Gunung Denali (Foto: NPS Photo/Alex VanDerStuyf)

DENALI, biasa dikenal dengan nama Gunung McKinley, adalah gunung tertinggi di Amerika Utara yang puncaknya berada di ketinggian 20.237 di atas permukaan laut (mdpl).

Sama seperti gunung-gunung lainnya, kawasan ini sangat ketat untuk urusan kebersihan, salah satunya dalam membuang kotoran manusia.

Jika biasanya di gunung lain saat buang hajat akan mencari tempat bersembunyi, di semak-semak dan dengan cara dikubur. Untuk di Denali sendiri, hal ini dilarang karena akan mencemari lingkungan yang mana hampir seluruhnya ditutupi oleh es.

Dilansir dari laman National Park Service, praktik pendakian yang bersih alias 'Leave No Trace Mountaineering' di Denali telah berkembang selama tiga puluh tahun terakhir.

Kebijakan "kemas dalam kemasan" yang berhasil diterapkan dimulai pada akhir tahun 1970-an, dengan para pendaki membuang semua sampah mereka dari Pegunungan Alaska.

Infografis Gunung Tertinggi di Indonesia

Untuk menjaga kebersihan dan menjaga alam sekitar Denali, penjaga gunung Denali mencoba berbagai langkah inovatif untuk memecahkan masalah kotoran manusia selama bertahun-tahun. Kemudian penjaga gunung Roger Robinson membuat Clean Mountain Can (CMC).

CMC sendiri adalah toilet portable yang dirancang untuk mengatasi lingkungan Denali yang terpencil dan terjal serta tantangan logistik unik yang dihadirkan oleh ekspedisi selama 3 minggu.

Penggunaan alat ini langsung dipraktikkan oleh salah satu pendaki asal Indonesia, yaitu Putri. Melalui akun TikToknya @jelajahputri ia memperlihatkan bentuk CMC yang dibawanya selama mendaki gunung Denali.

"Ini dikasih (pinjam) taman nasional, tapi nanti dikembalikan lagi," katanya.

Cara menggunakannya yaitu, buka tutup CMC. Lalu siapkan biodegradable plastic bag atau plastik khusus yang nantinya digunakan untuk membuang kotoran.

Semua plastik yang dimiliki oleh masing-masing pendaki, sudah diberikan nomor permit. Sehingga dapat diidentifikasi, jika terjadi suatu pelanggaran atau membuang kotoran sembarangan.

Lalu ketika ingin mulai buang air besar (BAB), cukup duduk di CMC yang sudah dilapisi plastik tadi. Sebagai pengetahuan, plastik tersebut bisa digunakan sebanyak 12 kali.

Kemudian jika rekan pendaki lain juga ingin buang hajat, maka menggunakan alat yang sama. Meskipun di dalamnya sudah ada kotoran orang lain, dan ini adalah risiko yang harus dihadapi.

"Namanya gunung fasilitas terbatas, jadi jangan jijik-jijian lah," ujarnya.

Ketika isi plastik sudah penuh, selanjutnya alat tersebut ditutup dan dikubur, serta diberikan tanda bahwa itu adalah kotoran milik siapa. Kemudian saat akan turun, CMC yang dikubur tadi digali kembali dan dibawa ke bawah untuk diserahkan ke pihak taman nasional.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini