Share

Harga Tiket Pesawat Bikin Menjerit, Sandiaga Uno Prediksi Masyarakat Liburan via Jalur Darat

Antara, Jurnalis · Rabu 17 Agustus 2022 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 406 2648736 harga-tiket-pesawat-bikin-menjerit-sandiaga-uno-prediksi-masyarakat-liburan-via-jalur-darat-sbXGPTC096.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memprediksi sekitar 20-30 persen masyarakat akan menggunakan jalur darat untuk liburan akhir tahun menyusul harga tiket pesawat yang mahal bikin menjerit.

Sandi lantas mengimbau masyarakat agar dapat merencanakan liburan akhir tahun nanti dengan baik.

"Kita gunakan kesempatan ini untuk memastikan agar liburan nanti tetap jadi pilihan utama walaupun wisatawan domestik nanti kurang lebih 20-30 persen akan menggunakan jalan darat," katanya dalam Weekly Press Briefing yang diikuti secara daring di Jakarta.

Sandi mengakui mahalnya tiket pesawat atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 142 Tahun 2022 tentang Besaran Biaya Tambahan (Surcharge) Yang Disebabkan Adanya Fluktuasi Bahan Bakar (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Infografis Fakta Unik Tentang Pesawat

Dalam surat keputusan tersebut, maskapai bisa menaikkan biaya tambahan untuk pesawat udara jenis jet maksimal 15 persen dari tarif batas atas, dan 25 persen untuk pesawat udara jenis propeller.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, kenaikan harga tiket pesawat juga dipicu minimnya penerbangan dan jumlah kursi yang terbatas. "Jadi, yang mau berlibur mari kita rencanakan dengan baik," imbuhnya.

Dirinya optimis sektor pariwisata bisa pulih pada akhir tahun nanti. Momentum liburan akhir tahun dinilai jadi momentum puncak (peak season) bagi industri pariwisata.

Sandi juga mengajak pelaku pariwisata untuk bisa memberikan paket-paket pariwisata yang lebih menarik agar bisa menarik minat wisatawan tetap berlibur meski harga tiket pesawat masih mahal.

"Karena kita akan pastikan pariwisata akan pulih akhir tahun saat peak season dan kenaikan ini kita bisa sikapi dengan paket-paket pariwisata yang lebih menarik sehingga nanti secara keseluruhan liburan kita tidak memberatkan," terang dia.

"Bagi yang mau healing, benerin feeling, juga refreshing, ini tidak kepalanya pening. Kita gunakan kesempatan ini untuk memastikan agar liburan nanti jadi pilihan utama," kata Sandi memungkasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini