Share

Mantap! Festival Layangan Bantu Dongkrak Kunjungan Wisata ke Bantul

Kuntadi, Jurnalis · Rabu 24 Agustus 2022 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 23 406 2652699 mantap-festival-layangan-bantu-dongkrak-kunjungan-wisata-ke-bantul-E97lwJ3vHc.jpg Festival Layangan di Bantul (dok MPI/Kuntadi)

FESTIVAL Layang-layang Samas (FLS) mampu mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul.

Event yang digelar dua hari ini, diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Festival ini digelar Pemerintah Kalurahan Srigading didukung Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dan DIY. Festival dilaksanakan dua hari yakni 20-21 Agustus 2022.

Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan gelaran ini cukup tinggi. Lokasi parkir yang disiapkan sudah penuh pada ntengah hari, dan kawasan Pantai Samas sudah ditutup untuk kendaraan roda empat.

infografis

Parkir kendaraan roda empat ditempatkan di sepanjang jalur jalan lintas selatan (JJLS).

Mulai pukul 14.00 WIB satu persatu layang-layang dinaikkan oleh peserta. Atraksi belasan orang ketika memegangi layang-layang yang hendak diterbangkan menarik para pengunjung.

“Hari ini luar biasa. Kemarin hanya 15 peserta hari ini ada 120 an peserta," ujar Ketua Panitia, Eko Rahman.

Follow Berita Okezone di Google News

Untuk mengantisipasi peserta yang terus bertambah, panitia terpaksa membatasi pendfataran. Layang-layang terbanyak adalah tren naga. Karena mendominasi hingga 80 persen lebih, sisanya adalah biota.

“Hari pertama kemarin, pesertanya didominasi dengan biota laut namun karena anginnya cukup kencang mengakibatkan layang-layang rusak.

Adapun, Lurah Srigading Prabowo Suganda mengatakan, festival ini untuk menggeliatkan kembali Pantai Samas sebagai salah satu ikon wisata.

Dulu Pantai Samas cukup dikenal, namun seiring perjalanan waktu kian tenggelam.

"Dulu ramai, sekarang cenderung sepi," ujar dia.

Dia bersyukur ribuan orang memadati hari kedua festival ini. Tak hanya itu, peserta yang turut meramaikan festival ini justru berasal dari luar DIY, bahkan ada yang dari Madura. Hajatan ini juga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Penginapan penuh dan pedagang juga ramai,” katanya.

Salah satu peserta Aris mengaku sengaja datang dari Cilacap Jawa Tengah untuk ikut dalam festival layang-layang ini.

Dia mengaku sangat bahagia dengan festival ini. Padahal dari sisi biaya dan hadiah tidak sebanding.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini