Share

Sekilas Ritual Wiwit dan Kopi di Temanggung, Ada 1.000 Lingkung Ayam

Didik Dono, Jurnalis · Rabu 24 Agustus 2022 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 23 549 2652680 sekilas-ritual-wiwit-dan-kopi-di-temanggung-ada-1-000-lingkung-ayam-hcx1f24iiN.jpg Ritual Wiwik dan Tembakau (dok MPI/Didik)

RIBUAN petani di Kabupaten Temanggung menggelar ritual wiwit tembakau dan kopi di Alun-alun setempat, Minggu 21 Agustus 2022.

Wiwit panen atau permulaan panen tembakau dan kopi dirayakan dengan membawa ribuan tumpeng.

Ribuan tumpeng ini dibawa oleh masing-masing kelompok tani ke Alun-alun Temanggung. Selain tumpeng nasi, mereka juga membawa lauk dan isinya.

Selain tumpeng, mereka juga membawa daun tembakau hasil panenan petani serta alat perajang.

infografis

Sementara para petani kopi membawa biji kopi yang telah dipanen. Daun tembakau itu kemudian dirajang sebagai penanda dimulainya panen tembakau tahun ini.

Petani berharap dengan ritual tersebut hasil panen tembakau maupun kopi melimpah dan harga jualnya pun tinggi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Temanggung.

โ€œTradisi wiwit tembakau dan kopi tersebut merupakan petanda dimulainya masa panen tahun 2022,โ€ kata Ketua panitia wiwit tembakau dan kopi, Sutopo.

โ€œKami berharap hasil panen tembakau maupun kopi melimpah dan harga jualnya pun tinggi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Temanggung,โ€ katanya.

Usai didoakan, ribuan petani ini kemudian melakukan acara kembul bujono atau makan bersama. Tumpeng beserta lauk pauk dan ingkung ayam dimakan bareng-bareng diiringi pentas kuda lumping, kesenian khas warga Temanggung.

Ribuan petani ini berasal dari tiga lereng gunung yang ada di Temanggung, yakni Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Prau.

Di tiga kawasan gunung ini merupakan penghasil tembakau dan kopi terbaik. Dua komoditas ini merupakan komoditas andalan warga terutama petani dan mampu menopang perekonomian masyarakat Temanggung.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini