Share

Menguak Misteri Ular Raksasa Penjaga Hutan Kalimantan yang Gemparkan Media Asing

Andini Putri Nurazizah, Jurnalis · Sabtu 27 Agustus 2022 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 406 2654863 menguak-misteri-ular-raksasa-penjaga-hutan-kalimantan-yang-gemparkan-media-asing-5EIuvL9ZEl.JPG Ilustrasi (Foto: Instagram/@ichaannisa_04)

BUKAN rahasia lagi, jika Pulau Kalimantan kaya akan keanekaragaman flora dan fauna yang melimpah. Beberapa di antaranya bahkan belum terkuak dan menyisakan misteri hingga kini. Salah satunya yang paling melegenda ialah misteri keberadaan ular Nabau dan Tangkalaluk.

Hewan melata ini dipercaya masyarakat Dayak sebagai penjaga hutan Kalimantan paling ditakuti. Bahkan bagi masyarakat suku Dayak, kisah ular Nabau dan Tangkalaluk sejak dulu sudah lama berkembang.

Budayawan lokal menyebutkan perbedaan Tangkalaluk dan Nabau. Jika ular Tangkalaluk merupakan sebuah mitos, maka Nabau termasuk legenda di Tanah Borneo.

Mengutip laman The Telegraph, konon, ular mengerikan ini memiliki ukuran antara 80-100 meter. Bagian kepalanya menyerupai naga dilengkapi tujuh lubang hidung.

Bahkan pada 2009 silam, foto yang diduga penampakan Ular Nabau menghebohkan media asing.

Jika dilihat dari fisiknya, jelas ular yang satu ini memiliki ukuran yang besar ketimbang hewan melata sejenisnya.

Infografis Gua Penuh Misteri di Indonesia

Seorang peneliti melalui status di Facebook-nya, Johan Michael Median Pasha menuliskan bahwa ular tersebut bisa dibilang merupakan salah satu Anaconda-nya Indonesia. Seperti diketahui bersama bahwa Anaconda merupakan ular raksasa paling terkenal di hutan Amazon.

Adapun ular raksasa asli tanah Borneo lazim disebut sebagai 'Tangkalaluk', yang menurut bahasa lokal diartikan King of Phyton atau Raja Piton. Ia menjadi salah satu penguasa lebatnya belantara Kalimantan. Sosok ular tersebut juga termasuk sangat langka, di mana jarang ada orang yang bisa menemukan keberadaannya.

Johan Michael mengungkapkan, reptil raksasa ini bisa menirukan suara berbagai hewan, seperti rusa, orangutan bahkan suara burung untuk menarik perhatian mangsanya.

Dengan posisi kepala menjuntai ke bawah dan ekor terkait di atas pohon, jadi cara efektif baginya untuk memangsa korban.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Ular Nabau

Sekilas mengenai ular Nabau dianggap sebagai legenda karena asal mula ular tersebut berasal dari legenda Batu Nabau. Sebuah batu berbentuk ular yang belokasi di Sarawak, Malaysia.

Menurut cerita, Nabau merupakan seekor ular raksasa yang menyerupai drum panjang lebih dari 100 kaki.

Sementara masyarakat suku Dayak meyakini ular Nabau, sebagai ular raksasa berkepala seperti lembu atau kerbau. Ular tersebut diyakini mendiami sungai Mahakam dan wilayah Kutai Kartanegara. Pada Oktober 2009 silam, kemunculan ular Nabau pertama kali tertangkap oleh kamera.

Lalu terlihat kembali pada Februari 2019 oleh Tim Wilayah Bencana Banjir dari atas helikopter, ular tersebut sedang berenang membelah Sungai Baleh, Sarawak.

Hingga kini keberadaan ular raksasa penunggu hutan Kalimantan masih jadi tanda tanya. Kendati menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, yang pasti cerita ular Tangkalaluk dan Nabau sudah diwarisi sejak nenek moyang Suku Dayak, penduduk asli Pulau Kalimantan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini