Share

Dear Traveler, Ini 9 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Bali!

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 28 Agustus 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 406 2655413 dear-traveler-ini-9-hal-yang-tidak-boleh-dilakukan-di-bali-fiVbe5Jbbq.jpg Menparekraf Sandiaga Uno saat di Bali (Kemenparekraf)

BALI merupakan salah satu destinasi wisata favorit turis dunia. Namun, saat liburan ke Pulau Dewata, wisatawan harus menjunjung tinggi aturan adat, budaya, hingga norma-norma yang berlaku di masyarakat. Sedikitnya ada 9 hal yang tak boleh dilakukan di Bali.

Masyarakat Bali sangat menjaga adat istiadat, budaya, bahkan norma-norma, sekalipun mereka sangat terbuka dan ramah dengan wisawatan dari luar. Mereka akan memperlakukan tamu dengan baik, sehingga membuat turis betah berlama-lama di Bali.

Dihimpun dari beberapa sumber, berikut 9 hal yang tidak boleh Anda lakukan saat berada di Bali.

 BACA JUGA:Viral Ponsel Bapak-bapak Diambil karena Rekam Turis Bule di Bali

1. Bertingkah di Tempat Suci

Beberapa waktu lalu, viral wisman bertingkah tak sopan di tempat yang disucikan di Bali. Hal tersebut mendapat kecaman sangat keras, karena dirasa tidak mencerminkan kesopanan. Bahkan menodai kesucian tempat itu sendiri.

 Ilustrasi

Tari Kecak Bali (Kemenparekraf)

Tak hanya tingkah laku, berbicara pun haruslah sopan santun. Jangan sampai Anda mendapatkan masalah di Bali, hanya karena perbuatan yang tidak menyenangkan.

2. Sembarangan Masuk Tempat Suci

Selain harus menjaga kesopanan, Anda sebagai orang asing jangan sembarangan masuk ke tempat suci di Bali. Ada sejumlah kawasan-kawasan yang tidak boleh sembarangan dimasuki oleh orang lain.

Kemudian, meskipun ada beberapa tempat suci yang diperbolehkan dilihat atau disinggahi orang asing juga wisatawan, namun tetap saja terdapat aturan-aturan patut diikuti. Serta jangan sembarangan masuk begitu saja.

 BACA JUGA:Bali Nomor 1, Ini 10 Tempat Wisata Paling Bahagia di Dunia

3. Melangkahi Canang

Jika Anda ke Bali, maka Anda akan melihat canang atau sesajen yang ditaruh oleh masyarakat Bali di setiap sudut ruangan hingga jalan-jalan besar. Hal itu karena masyarakat setempat masih sangat menjaga budayanya.

Nah apabila Anda melihat canang, jangan sesekali melangkahi apalagi sampai merusaknya. Jika itu dilakukan artinya Anda tidak menghormati masyarakat Bali.

4. Berkeliaran saat Nyepi

Masyarakat Bali yang mayoritas Hindu sangat menjaga kesakralan hari-hari besar seperti Nyepi. Ketika waktu tersebut datang, maka mereka akan menyepi atau tidak keluar rumah.

 

Ketika hari Nyepi datang, baiknya Anda juga ikut menyepi dan tidak keluar rumah. Apalagi sampai membuat ulah.

5. Berperilaku Tidak Sopan saat Upacara Adat

Saat upacara adat di Bali berlangsung, biasanya sebagian akses jalan akan tertutup oleh kegiatan tersebut. Alhasil lalu lintas pun jadi sedikit terhambat, atau macet.

Untuk itu ketika upacara adat berlangsung, lebih baik Anda bersabar. Jangan sesekali berperilaku tidak sopan, apalagi sampai mengumpat.

6. Buang Air Kecil Sembarangan

Jangan sekali-kali buang air kecil atau kencing sembarangan di Bali. Apalagi membuangnya di pohon-pohon sekitar Bali.

Anda tidak pernah tahu, pohon mana yang disucikan oleh masyarakat setempat. Terlepas dari menjaga kesucian tempat sakral, kencing sembarang di manapun akan dianggap tak sopan dan mengotori lingkungan.

7. Abai Terhadap Rambu-Rambu Pantai

Bali dikenal juga memiliki pantai yang cantik, eksotik. Sehingga tak heran para wisatawan khususnya bule-bule dari luar negeri menjadikan pantai di pulau ini sebagai yang terfavorit.

Akan tetapi Anda juga jangan sampai mengabaikan rambu-rambu yang ada di pantai. Mulai dari larangan berenang saat air sedang pasang, hingga membuang sampah sembarangan.

 Ilustrasi

8. Menetap Tanpa Identitas

Tak sedikit masyarakat maupun wisman yang memilih menetap lama di Bali. Baik untuk liburan, soal pekerjaan, hingga hanya sekadar staycation.

Namun tetap saja Anda harus mendaftarkan diri lebih dahulu, sebelum memutuskan untuk menetap di Bali. Jika hal itu dilanggar bisa jadi Anda diusir, bahkan dideportasi untuk warga negara asing.

9. Jangan Menyentuh Kepala Anjing

Anjing di Bali sangat mudah ditemukan. Baik di rumah-rumah warga, tempat ibadah hingga jalanan sekalipun. Masyarakat setempat pun menganggap kalau kepala hewan satu ini suci.

Oleh karena itu, jangan sekali-sekali sembarangan menyentuh kepala anjing ketika di Bali. Mungkin bagi sebagian orang terdengar aneh, namun sebaiknya Anda tidak melanggarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini